PENGARUH TINGKAT KEPATUHAN TERHADAP HASIL TERAPI PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 ANGGOTA PROLANIS
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik menahun yang lebih dikenal sebagai pembunuh manusia secara diam-diam atau “silent killer”. Sering kali manusia tidak menyadari kalau dirinya telah menyandang diabetes, dan begitu mengetahui semuanya sudah terlambat, karena sudah komplikasi. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien DM tipe 2 anggota PROLANIS di dokter keluarga Kecamatan Kaliwungu terhadap hasil terapi. Penelitian observatif analitik dengan rancangan cross sectional., jumlah pasien adalah 46 pasien. Morisky Medication Adherence scale (MMAS-8) digunakan untuk mengukur kepatuhan pengobatan. Hasil ukuran adalah tingkat kepatuhan, hasil terapi, dan hubungan antara tingkat kepatuhan terhadap hasil terapi pada pasien DM tipe 2. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 50% pasien DM memiliki kepatuhan rendah, 45,7% kepatuhan sedang, dan 4,3% kepatuhan tinggi. Tidak adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan terhadap hasil terapi (p>0,05). Tidak adanya hubungan yang signifikan antara penyakit penyerta terhadap hasil terapi (p>0,05). Tidak ada hubungan yang signifikan antara pola terapi terhadap hasil terapi (p>0,05).
Kata kunci : Tingkat Kepatuhan, Diabetes Melitus, Hasil Terapi
ABSTRACT
Introduction: Diabetes mellitus (DM) is a chronic metabolic disorder known as a silent killer or a silent killer. Often people do not realize that they have diabetes, and knowing it is too late, because it is complicated. Methods: This study aims to determine level of patient compliance of DM type 2 PROLANIS member at family doctor Kaliwungu Subdistrict to result of therapy. Analytical observational study with cross sectional design, the number of patients was 46 patients. Morisky Medication Adherence scale (MMAS-8) is used to measure medication adherence. The outcome measures were adherence, treatment outcomes, and the relationship between adherence to treatment outcomes in patients with type 2 DM. Results: The results showed 50% of DM patients had low adherence, 45.7% adherence, and 4.3% high adherence. There was no significant relationship between adherence to treatment outcomes (p> 0.05). There was no significant association between comorbidities against therapeutic outcomes (p> 0.05). There was no significant association between therapeutic patterns of therapeutic outcomes (p> 0.05).
Keywords: Diabetes Mellitus,Drug Compliance , Outcome Therapy.