Tamanam Herbal untuk Meningkatkan Sistem Imun Tubuh: Literature Review

  • Kusumaningtyas Siwi Artini Universitas Duta Bangsa
  • Weri Veranita Universitas Duta Bangsa
Keywords: covid 19, sistem imun, tanaman herbal

Abstract

Saat ini terjadi wabah penyakit Covid 19 yang dialami oleh berbagai negara di belahan dunia. Covid 19 ini menyerang saluran pernafasan dan merupakan self limiting dissease yang akan sembuh dengan sendirinya dengan meningkatkan sistem imun. Tanaman herbal banyak yang berkhasiat untuk meningkatkan sistem imun sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam menjaga kesehatan. Tanaman herbal yang memiliki khasiat dalam menjaga sistem imun memiliki kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, tanin dan triterpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tanaman herbal yang memiliki khasiat sebagai antioksidan sehingga dapat dimanfaatkan untuk menjaga dan meningkatkan sistem imun tubuh selama pandemi. Metode yang digunakan pada artikel ini adalah literature review yaitu dengan mengumpulkan artikel penelitian yang terdapat di PubMed dan google scholar dari tahun 2011 – 2021 dengan menggunakan kata kunci Zingiber officanale, Curcuma zanthorrhiza, Kaempferia galanga sebagai anti oksidan. Artikel yang diperoleh kemudian dianalisis dengan berdasarkan pedoman PRISMA dan dengan penilaian kelayakan menggunakan instrumen JBI. Berdasarkan Hasil dari literature review ini diketahui beberapa tanaman herbal dapat berkhasiat untuk meningkatkan sistem imun tubuh.

References

Ansari, J. A., Ahmad, M. K., Khan, A. R., Fatima, N., Khan, H. J., Rastogi, N., Mishra, D. P., & Mahdi, A. A. (2016). Anticancer and antioxidant activity of Zingiber officinale roscoe rhizome. Indian Journal of Experimental Biology, 54(11), 767–773.
Arifin, B., & Ibrahim, S. (2018). Struktur, Bioaktivitas dan Antioksidan Flavonoid. Jurnal Zarah, 6(1), 21–29. https://doi.org/10.31629/zarah.v6i1.313
Eris Septiana, & Simanjuntak, P. (2015). Aktivitas Antimikroba dan Antioksidan Ekstrak Beberapa Bagian Tanaman Kunyit (Curcuma longa). Fitofarmaka, 5(1).
Ghasemzadeh, A., Jaafar, H. Z. E., & Rahmat, A. (2011). Effects of solvent type on phenolics and flavonoids content and antioxidant activities in two varieties of young ginger (Zingiber officinale Roscoe) extracts. Journal of Medicinal Plants Research, 5(7), 1147–1154.
Hayati, E. K., Ningsih, R., & Latifah, L. (2016). Antioxidant Activity of Flavonoid from Rhizome Kaemferia galanga L. Extract. Alchemy, 4(2), 127. https://doi.org/10.18860/al.v4i2.3203
Herawati, I. E., & Saptarini, N. M. (2020). Studi Fitokimia pada Jahe Merah (Zingiber officinale Roscoe Var. Sunti Val). Majalah Farmasetika., 4(Suppl 1), 22–27. https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v4i0.25850
Minar Nur Cahyani. (2014). Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak (Curcuma Xanthorrizha Roxb.) Terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Galur Wistar Yang Diinduksi Aloksan.
Muhafidzah et al., 2010. (2010). Aktivitas Antioksidan Fraksi Rimpang Kencur (Kaempferia rhizoma) dengan Menggunakan Metode Peredaman 1,1 Diphenyl-2-picrylhydrazil (DPPH) Zahrah. 10(01), 44–50.
Muharrami, L. K., Munawaroh, F., & Ersam, T. (2017). Inventarisasi tumbuhan jamu dan skrining fitokimia kabupaten sampang. Pena Sains, 4(2), 124–132.
Nursalam. (2016). Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan (P. P. Lestari (Ed.); 5th ed.). Salemba Medika.
Otaviana, P. R., Kawiji, & Atmaka, W. (2011). Kajian kadar kurkuminoid, total fenol dan aktivitas antioksidan ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) pada berbagai teknik pengeringan dan proporsi pelarutan. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, IV(1), 32–40.
Rahmi, A., Roebiakto, E., & Lutpiatina, L. (2016). Potensi Ekstrak Rimpang Kencur (Kaempferia galanga L.) Menghambat Pertumbuhan Candida albicans. Medical Laboratory Technology Journal, 2(2), 70. https://doi.org/10.31964/mltj.v2i2.94
Rao, N., & Kaladhar, D. (2014). Antioxidant and Antimicrobial Activities of Rhizome Extracts of Kaempferia galanga. Kaladhar et Al. World Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, 3(September). www.wjpps.com
Rehman, R., Akram, M., Akhtar, N., Jabeen, Q., Saeed, T., Ali Shah, S. M., Ahmed, K., Shaheen, G., & Asif, H. M. (2011). Zingiber officinale roscoe (Pharmacological activity). Journal of Medicinal Plant Research, 5(3), 344–348.
Ria, P., & Aminin, A. L. N. (2018). Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Antioxidant from Turmeric Fermentation Products ( Curcuma longa ) by Aspergillus Oryzae. Jurnal Kimia Sains Dan Aplikasi, 21(1), 13–18.
Rosidi, A., Khomsan, A., Setiawan, B., & Briawan, D. (2004). Potensi temulawak (c. Potensi Temulawak, 1995.
Saputro, A. A. (2009). 1 , 3-BIS- ( 4-HIDROKSI-3 , 5-DIMETILBENZILIDIN ) UREA PADA RENTANG pH 3-4.
Sen, S., Chakraborty, R., Sridhar, C., Reddy, Y. S. R., & De, B. (2010). Free radicals, antioxidants, diseases and phytomedicines: Current status and future prospect. International Journal of Pharmaceutical Sciences Review and Research, 3(1), 91–100.
Thineshini Devagaran. (2012). No Titlえe. Student E-Journal Unpad, 1(1), 1–2. http://jurnal.unpad.ac.id/ejournal/article/view/1185
Wandita, G. A., & Musrifoh, I. (2018). Review Artikel: Tanaman Suku Zingiberaceae Yang Memiliki Aktivitas Sebagai Antioksidan. Farmaka, 16(2), 564–571.
Widyastuti, I., Luthfah, H. Z., Hartono, Y. I., Islamadina, R., Can, A. T., & Rohman, A. (2020). Antioxidant Activity of Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) and its Classification with Chemometrics. Indonesian Journal of Chemometrics and Pharmaceutical Analysis, 02(1), 29. https://doi.org/10.22146/ijcpa.507
Yusuf, A. A., Lawal, B., Abubakar, A. N., Berinyuy, E. B., Omonije, Y. O., Umar, S. I., Shebe, M. N., & Alhaji, Y. M. (2018). In-vitro antioxidants, antimicrobial and toxicological evaluation of Nigerian Zingiber officinale. Clinical Phytoscience, 4(1), 2–9. https://doi.org/10.1186/s40816-018-0070-2
Published
2021-05-31
How to Cite
Artini, K., & Veranita, W. (2021). Tamanam Herbal untuk Meningkatkan Sistem Imun Tubuh: Literature Review. Jurnal Farmasetis, 10(1), 15-20. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/farmasetis.v10i1.1383
Section
Articles