Pengembangan Teknologi Formulasi Bahan Alam menjadi Bentuk Sediaan Tablet Effervescent sebagai Imunomodulator untuk Mencegah Covid-19

  • Joko Santoso Universitas Kusuma Husada
  • Inayatush Sholiha Universitas Kusuma Husada
  • Mutiara Listiyanawati Universitas Kusuma Husada
Keywords: covid-19, formulasi bahan alam, immunomodulator, tablet effervescent

Abstract

Indonesia sangat kaya dan terkenal dengan rempah-rempah dan tumbuhan yang berkhasiat sebagai obat. Obat bahan alam  merupakan warisan budaya asli yang secara turun temurun. Ditengah wabah pandemik Covid-19 di seluruh dunia maka masyarakat mencari bahan alam yang berupa kombinasi dari tanaman obat yang bersifat Imonomudulator untuk mencegah covid-19. Perkembangan teknologi farmasi dalam sediaan bahan alam makin cepat sehingga dibuatlah sediaan obat yang aman, praktis, dosis terukur, berkhasiat dan memenuhi standart Farmakope Indonesia maka dibuat dalam bentuk tablet effervescent. Tujuan dalam penelitian ini mengetahui kualitas formulasi sediaan tablet effervesvent. Metode Penelitian menggunakan metode penelitian eksperimental. Penelitian ini dibagi menjadi 4 formulasi dan tablet dibuat dengan metode granulasi basah, setiap formula terdapat variasi dalam formula tersebut dan dilakukan pengujian sifat fisik granul, sifat fisik tablet, rasa dan Penampilan tablet. Hasil : Uji waktu alir granul (11,10 g/det, 11,09g/det, 10,50g/det dan 09,42g/det), Keseragaman bobot tablet (15%, 13%, 10% dan 6 %), Kekerasan Tablet (9,7kg, 9,2kg, 8,15kg dan 7,42kg), Friabilitas (0,54%, 0,43%, 0,45% dan 0,43%), waktu dispersi tablet (3,2 menit, 2,1 menit, 2,02 menit dan 1,3 menit), rasa (kurang manis, kurang manis, manis dan manis) dan Penampilan bentuk Tablet (rata, rata, rata dan rata). Kesimpulan : Formulasi IV merupakan formulasi terbaik dan memenuhi standar mutu Farmakope Indonesia Edisi IV.

References

Anggraeni L, B. M. (2018). Tanaman obat yang memilki aktivitas terhadap luka bakar. Farmaka Universitas Padjadjaran.
Anonim. (2016). The National Formulary. In The United States Pharmacopeia. The United States Pharmacopeia.
Aslani, A. dan Daliri, A. (2016). Formulation and Evaluation of Its Physiochemical Properties of Acetaminophen, Ibuprofen and Caffeine as Effervescent Tablet. Journal of Reports in Pharmaceutical Sciences, 5, 122–134.
Dyta, P. S. (2011). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Nangka (Artocarpus heterophyllus) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. In Skripsi. Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Fakhri Mutia. (2017). Uji Efek Imunomodulator Dari Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) dengan Metoda Carbon Clearance terhadap Mencit Putih Jantan. Universitas Andalas.
HasemzadehA ,JaafarH, R. A. (2016). Variation of the phyto chemical constituents and antioxidant activities of Zingiber officinale var. rubrum theilade associated withd ifferent drying methods and poly phenol oxidase activity. Molecules, 21(6), 780-90.
Kementrian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.
Khaerunnisa S, Kurniawan H, Awaludin R, Suhartati S, S. (2020). Potential inhibitor of COVID-19 main protease (Mpro) from several medicinal plant compounds by molecular docking study.
Patel, H. K., Chauhan, P., Patel, K. N., Patel, B. A. dan Patel, P. A. (2012). Formulation and evaluation of effervescent tablet of Paracetamol and Ibuprofen. International Journal for Pharmaceutical Research Scholars, 1, 509–520.
Prakash, O., Jyoti, Kumar, A. dan Kumar, P. (2013). Screening of Analgesic and Immunomodulator activity of Artocarpus heterophyllus Lam. Leaves (Jackfruit) in Mice. Journal of Pharmacognosy AndPhytochemistry, 33–36.
Primawati, S. N. (2013). Profil Kualitatif Komponen Ekstrak Kunyit Putih (Curcumazedoaria)Dan Pengaruhnya terhadap Profil Hematologi Mencit yang Diinfeksi Salmonella typhimurium. Jurnal Biologi Tropis., 13, 139.
Shimoda H, Shan SJ, Tanaka J,Seki A,Seo JW, K. N. (2010). Anti-inflammatory properties of red ginger (Zingiberofficinale var.rubra) extract and suppression of nitric oxide production by its constituents. Journal of Medicinal Food, 13, 156-62.
Susilo A, Rumende, C. M, Pitoyo, C. W. (2020). Coronavirus Disease 2019. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 7, 45-64.
Ufiana dan Harlia. (2014). Uji aktivitas antioksidan dan sitotoksisitas campuran ekstrak metanol kayu sepang (Caesalpinia sappanL.) dan kulit kayu manis (Cinnamomum burmaniiB.). JKK, 3 (2), 50–55.
Wang, Z., Qiang, W., Ke, H. (2020). A handbook of 2019-nCoV Pneumonia Control and Prevention. Hubei Science and Teknologi Press Cina.
Zhang L, L. Y. (2020). Potential interventions for novel coronavirus in China: a systematic review. J Med Virol, 92, 479.
Published
2021-05-31
How to Cite
Santoso, J., Sholiha, I., & Listiyanawati, M. (2021). Pengembangan Teknologi Formulasi Bahan Alam menjadi Bentuk Sediaan Tablet Effervescent sebagai Imunomodulator untuk Mencegah Covid-19. Jurnal Farmasetis, 10(1), 29-36. Retrieved from https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/far/article/view/1128
Section
Articles