Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM <p>Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal &nbsp;(JIPJISK) merupakan bagian&nbsp; integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK&nbsp; diterbitkan pertama &nbsp;kali dengan &nbsp;ISSN versi cetak pada Volume 1 No 1 Oktober 2011 &nbsp;dan &nbsp;ISSN versi online pada Volume &nbsp;7 No 1 April 2017.&nbsp; JIPJISK &nbsp;terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober. Artikel akan ditelaah secara peer review oleh mitra bestari dari berbagai institusi.&nbsp;</p> LPPM STIKES KENDAL en-US Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal 2089-0834 Berat Badan Lahir Rendah dengan Kejadian Stunting pada Batita https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1420 <p>Stunting atau gagal tumbuh merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terlambatnya pertumbuhan, dan berbadan pendek dibanding anak seusinya.. Kementerian Kesehatan menyatakan kasus stunting pada balita masih menjadi ancaman dan masalah kesehatan yang perlu di tanggulangi. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus untuk mencegah stunting pada anak. &nbsp;Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasikan berat badan lahir rendah dengan kejadian stunting pada batita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif&nbsp; korelasi dengan desain retrospektif<em>.&nbsp; </em>Populasi penelitian ini adalah ibu yang mempunyai batita dengan riwayat kelahiran berat badan lahir rendah yang berjumlah 35 orang dengan tehnik <em>total sampling</em> dan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode wawancara/ observasi dengan alat pengukuran tinggi badan anak atau Z-score. Analisis data menggunakan <em>uji spearmen rank. </em>Hasil penelitian diperoleh p-value 0,891 sehingga dapat disimpulkan&nbsp; tidak ada hubungan antara berat badan lahir rendah berat badan lahir rendah dengan kejadian stunting pada batita.</p> Taruli Rohana Sinaga Sri Dearmaita Purba Marthalena Simamora Jek Amidos Pardede Carolina Dachi ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-06 2021-07-06 11 3 493 500 10.32583/pskm.v11i3.1420 Posisi Tripod untuk Menurunkan Sesak Napas pada Pasien PPOK: Literature Review https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1411 <p>Pasien PPOK sering mengalami sesak merupakan akibat terjadinya radang paru-paru yang kronis. Gajala PPOK ditandai dengan sesak napas, batuk produktif, dan adanya wheezing atau bengek. Pada kondisi seperti ini sering pasien mencari posisi yang nyaman untuk bebas dari sesak napas. Tujuan review ini adalah melihat intervensi yang tepat dan efektif dalam mengurangi sesak pada pasien PPOK. Studi literatur yang dilakukan yaitu dengan menganalisa artikel-artikel pada penelitian retrospektif tahun 2012 sampai 2020 yang menggunakan bahasa ingris. Data yang didapat dari database meliputi Pubmed, CINAHL, Scopus, proquest dan Google Scholar dengan kata kunci position for breathing in COPD, position forward lean trunk for short breathing in COPD, dan best position for COPD. Hasil literatur ini didapatkan 5 artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil telah ditemukan bahwa posisi tripod efektif dapat menurunkan sesak napas pada PPOK disebabkan keterlibatan otot-otot assesoris pernapasan sehingga proses ventilasi paru menjadi baik<em>.&nbsp; </em></p> Aat Djanatunisah Debie Dahlia ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-06 2021-07-06 11 3 501 506 10.32583/pskm.v11i3.1411 Kandungan Asam Palmitat Pada Bahan Baku dan Produk Hasil Sintesis Asam Lemak Analog Pada ASI: Literature Review https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1370 <p>Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kandungan asam palmitat pada bahan baku dan produk hasil sintesis asam lemak analog pada ASI atau <em>Analogue Fatty Acid in Breast Milk</em> (AFABM). Penelitian yang dilakukan adalah penelitian yang bersifat deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan. Metode penelusuran menggunakan kata kunci metode PICO (<em>Population, Intervention Comparison, Outcome)</em>. Dibandingkan minyak nabati yang lain, stearin sawit merupakan bahan sintesis AFABM yang memiliki kandungan asam palmitat relatif tinggi. Kandungan asam palmitat teresterifikasi pada posisi sn-2 tertinggi pada bahan baku sintesis AFABM adalah stearin sawit, sedangkan pada produk hasil sintesis adalah pada bahan baku minyak kedelei diperkaya palmitat dan <em>Stearidonic Acid</em> (SDA).</p> Titin Aryani Dwi Ernawati Henny Parida Hutapea ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-06 2021-07-06 11 3 507 514 10.32583/pskm.v11i3.1370 Pengaruh Komunikasi Terapeutik Bidan dalam Melakukan Pijat Bayi terhadap Kepuasan Keluarga Pasien https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1421 <p>Komunikasi Terapeutik merupakan cara untuk membina hubungan yang terapeutik dimana terjadi penyampaian informasi dan pertukaran perasaan dan pikiran dengan maksud untuk mempengaruhi orang lain, komunikasi ini direncanakan secara sadar, bertujuan, dan kegiatannya dipusatkan untuk kesembuhan pasien. Pijat bayi adalah pemijatan yang dilakukan lebih mendekati usapan-usapan halus atau rangsangan raba (taktil) yang dilakukan dipermukaan kulit, manipulasi terhadap jaringan atau organ tubuh bertujuan untuk menghasilkan efek terhadap syaraf otot, dan system pernafasan serta memperlancar sirkulasi darah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatifl dengan desain penelitian quasi experimental. Pendekatan penelitian menggunakan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan nilai t hitung 15.225&gt; t tabel 2.09, yang artinya ada pengaruh signifikan antara implementasi komunikasi terapeutik terhadap kepuasan keluarga pasien. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh komunikasi terapeutik bidan dalam melakukan pijat bayi terhadap kepuasan keluarga pasien. Bidan yang memberikan komunikasi terapeutik sebelum, selama dan setelah melakukan pijat bayi, membuat orang tua bayi merasa puas dan senang terhadap Bidan tersebut.</p> Retno Wulan Siti Marfu’ah ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-06 2021-07-06 11 3 517 522 10.32583/pskm.v11i3.1421 Pengaruh Pemberian Seduhan Teh Hijau X terhadap RBC, WBC, dan Platelet Pekerja yang Terpapar Benzene: Studi Eksperimen terhadap Pekerja di Percetakan X Kota Semarang https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1481 <p>Benzene merupakan salah satu zat karsinogenik pada tubuh menurut EPA (environmental protection agency) dan IARC (agency research on cancer). Dampak akut dari paparan benzene seperti mual, sakit kepala, tremor, kebingungan dan tidak focus, sedangkan dampak kronisnya seperti kerusakan sistem hematopoesis pada sumsum tulang dengan gejala seperti anemia, infeksi, mudah perdarahan atau memar. Dalam jangka waktu lama kondisi ini akan mempengahui fase apoptosis hematopoitik sumsum tulang (HSC) karena peningkatan radikal bebas yang berakibat menurunnya produksi sel darah RBC,WBC, dan PLT. Sebelum terjadinya gangguan hematopoietic maka blockade maturitas berupa apoptosis HSC bisa dilakukan dengan menambahkan antioksidan untuk menekan peningkatan radikal bebas salah satunya adalah mengkonsumsi teh hijau, karena senyawa katekin dalam teh dapat menstimulasi proliferasi dan diferensiasi hematopoietic progenitor sel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek penggunaan teh hijau dalam meningkatkan kadar Red Blood Cell (RBC), White Blood Cell (WBC), dan Platelet (PLT) pada pekerja industri percetakan “X” di Kota Semarang. Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu dengan sampel 20 pekerja, dibagi menjadi kelompok perlakuan (P1) sebanyak 10 orang dan kelompok kontrol(P2) sebanyak 10 orang. Dilakukan selama 14 hari, dengan mengkonsumsi seduhan teh 2 kali sehari sebanyak 8gr setiap harinya. Pre Test kadar fenol, dan darah total dilakukan sebelum perlakuan, dan setelah 14 hari dilakukan pengambilan darah kembali (Post Test). Analisis data menggunakan Paired Sample T-Test dan menggunakan uji Independent Sample T- Test. Dalam penelitian ini pemberian intervensi dalam bentuk seduhan teh hijau mampu meningkatkan kadar RBC, WBC, dan PLT pada pekerja percetakan x kota Semarang. Teh hijau berpengaruh terhadap peningkatan profil darah.</p> Tia Nurhidayanti Ari Suwondo Yuliani Setyaningsih ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-07 2021-07-07 11 3 523 530 10.32583/pskm.v11i3.1481 Perbandingan Akupresur Satu Lengan dan Dua Lengan pada Titik PC 6 terhadap Mual Muntah pada Penderita Ca Mammae yang Menjalani Kemoterapi https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1521 <p>Kanker payudara merupakan tipe kanker paling banyak di Indonesia dengan jumlah 42,1 kasus per 100.000 penduduk. Penderita kanker payudara di provinsi sumatera barat tahun 2019 mencapai 479 orang dan tertinggi di Indonesia. Kemoterapi merupakan penatalaksanaan medis kanker payudara yang memiliki efek samping mual muntah. Kejadian mual muntah pada kemoterapi sangat tinggi meskipun telah menerima antiemetik. Sehingga diperlukan terapi pendamping/komplementer untuk mengatasinya. Pilihan terapi komplementer untuk mengatasi mual muntah dengan pijatan akupresur titik Pc 6. Tujuan penelitian untuk membandingkan antara akupresur satu lengan dengan dua lengan pada titik Pc 6 terhadap mual muntah pada penderita kanker payudara yang menjalani kemoterapi<strong>. </strong>Desain penelitian Quasi-Eksperimental yaitu<em> non-equivalent group design </em>dengan <em>pre test </em>dan<em> post test</em>. Teknik <em>sampling</em> dengan <em>consecutive sampling</em> yaitu sebanyak 22 orang. Pengumpulan data menggunakan wawancara. Pengukuran mual muntah menggunakan kuesioner Rhodes INVR, pengukuran 12 jam dan 24 jam setelah kemoterapi. Analisa data menggunakan uji t-test. Perbedaan penurunan muntah pada pengukuran 12 jam adalah 1,091 dengan nilai p = 0,016. Perbedaan penurunan muntah pada pengukuran 24 jam adalah 0,364 dengan nilai p = 0,499. Perbedaan rerata penurunan muntah akupresur satu lengan dan akupresur dua lengan adalah 0,727 dengan nilai p = 0,077.<strong>&nbsp; </strong>Akupresur dua lengan sangat efektif dalam menurunkan mual muntah akibat kemoterapi pada pengukuran 12 jam, dibandingkan dengan akupresur satu lengan.</p> Dwi Apriadi Susmiati Susmiati Reni Prima Gusty ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-07 2021-07-07 11 3 531 540 10.32583/pskm.v11i3.1521 Efektifitas Behaviour Komprehensif terhadap Pencapaian Indikator Keluarga Sehat https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1431 <p>Peningkatan perilaku kesehatan dalam upaya pencapaian indicator keluarga sehat berkaitan dengan upaya peningkatan pemberdayaan keluarga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan terapi behaviour comprehensive (ComB).&nbsp; Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh behavior comprehensive terhadap pencapaian indikator keluarga sehat (KS). Desain penelitian yang digunakan yaitu Quasy Eksperimental (Eksperimen Semu) dengan pendekatan Time Series Pretest-Postest Non Equivalent With Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Melur Kota Pekanbaru. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 orang untuk kelompok intervensi dan 48 orang untuk kelompok kontrol dengan menggunakan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan tahap analisa bivariat adalah Independent Sample T-Test dan Uji Pair T Test. Data primer dan data sekunder dikumpulkan dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner tertutup menggunakan skala likert. Analisis multivariate yang dilakukan adalah Uji Statistik GLM (Generalized Linier Models). Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara terapi perilaku behavior komprehensive (ComB) terhadap peningkatan pencapaian indikator keluarga sehat (KS) (p value = 0,000 &nbsp;&lt; 0,05). Hasil analisis multivariat juga menunjukkan ada peningkatan secara terus menerus dari pengukuran 1, pengukuran 2 dan pengukuran 3 terhadap pencapaian indikator Keluarga Sehat (KS) setelah proses intervensi tindakan behavior komprehensive dilakukan.</p> Candra Saputra Nina Trisnawati Gita Adelia Futri Ade Celia ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-07 2021-07-07 11 3 541 548 10.32583/pskm.v11i3.1431 Particulate Matter pada Infeksi Covid-19: Literature Review https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1433 <p>Jenis baru dari virus corona (SARS-CoV-2) pada bulan Desember 2019 telah teridentifikasi di&nbsp; Wuhan, Provinsi Hubei, China dan menyebabkan pandemi COVID-19 di berbagai negara.&nbsp; Virus ini menyebar dari orang ke orang melalui droplet. Penelitian ini penting dilakukan sebab muncul dugaan bahwa faktor lingkungan&nbsp; menjadi salah satu faktor yang berkontribusi dalam penyebaran SARS-CoV-2 dan memperparah kondisi individu terinfeksi. Studi pustaka ini bertujuan menganalisis Particulate Matter (PM) sebagai salah satu faktor lingkungan yang berkontribusi terhadap kasus COVID-19, bagaimana pengaruh serta mekanismenya terhadap kasus COVID-19 yang masih menjadi permasalahan di berbagai negara. Penelitian menggunakan metode review atau tinjauan dari hasil penelitian orang lain dengan tujuan dan variabel yang relevan. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian artikel adalah “Air pollution, association, COVID-19, dan particulate matter”. Setelah dilakukan seleksi tersebut, maka didapatkan 6 artikel yang dianalisis. Particulate Matter diduga&nbsp; menjadi salah satu faktor yang berkontribusi pada kenaikan jumlah kasus COVID-19. PM dapat memasuki paru-paru dan berpengaruh pada kondisi fisiologi paru, sehingga dapat memperparah keadaan pasien yang terinfeksi. Beberapa penelitian menyatakan bahwa terdapat korelasi yang signifikan baik PM 2,5 maupun PM 10 terhadap jumlah kasus COVID-19 terkonfirmasi setiap harinya. Selain itu penelitian ini juga dapat menjadi gambaran seberapa besar pengaruh PM terhadap kenaikan jumlah kasus COVID-19, sehingga diharapkan dapat menjadi bahan kajian dalam upaya pencegahan kasus COVID-19.</p> Izzatin Najihah ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-08 2021-07-08 11 3 549 560 10.32583/pskm.v11i3.1433 Analisis Faktor Resiko Pekerjaan dengan Kejadian Low Back Pain pada Supir Bus di Po Harapan Jaya https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1524 <p>Kesalahan ergonomik seringkali menjadi penyebab gangguan muskuloskeletal yang biasa disebut low back pain. Menurunnya produktivitas kerja sebagai akibat dari nyeri punggung masih menjadi masalah di berbagai negara. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melalui pendekatan “cross sectional”. Peneliti menggunakan tehnik pengambilan sampel Simple Random Sampling dengan rumus perhitungan sampel diperoleh sampel sebanyak 145 responden. Tujuan penelitian untuk menganalisis lama bekerja, lama duduk dan posisi atau sikap duduk dengan kejadian “low back pain” dan mencari faktor yang paling berpengaruh di antara tiga variabel tersebut. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melalui pendekatan “cross sectional”. Peneliti menggunakan tehnik pengambilan sampel Simple Random Sampling dengan rumus perhitungan sampel diperoleh sampel sebanyak 145 responden. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melalui pendekatan “cross sectional”. Peneliti menggunakan tehnik pengambilan sampel Simple Random Sampling dengan rumus perhitungan sampel diperoleh sampel sebanyak 145 responden. Ada pengaruh antara faktor lama bekerja, lama duduk dan posisi/sikap duduk dengan kejadian <em>“low back pain”</em> pada sopir bus harapan jaya dan duduk yang lama merupakan factor yang paling berpengaruh terhadap kejadian <em>“low back pain”</em> adalah lama duduk.</p> Dewi Zuniawati ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-08 2021-07-08 11 3 561 568 10.32583/pskm.v11i3.1524 Analisis Perubahan Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Selama Pandemi Covid-19: Literature Review https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1533 <p>Garda terdepan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan terkait COVID-19 ini adalah Instalasi Gawat Darurat (IGD), dengan begitu IGD menjadi tempat berisiko tinggi penularan COVID-19 antara pasien dengan pasien maupun antara pasien dengan petugas kesehatan. Untuk mencegahnya, hal yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan perubahan di IGD selama pandemi COVID-19. Penulisan artikel literature review ini bertujuan untuk menganalisis perubahan yang dilakukan IGD rumah sakit sebagai upaya mencegah dan mengendalikan infeksi COVID-19 sehingga dapat digunakan sebagai rekomendasi bagi IGD rumah sakit lain selama masa pandemi COVID-19. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review, dengan rancang penelusuran melalui Google Scholar, Mendeley, Medrxiv dan PubMed. Kata kunci yang digunakan emergency department, hospital, changes, guidelines, preparedness, COVID-19. Pemilihan artikel berdasarkan kriteria minimal diterbitkan tahun 2020, berbahasa inggris, full text dan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Total ada 5 artikel yang sesuai, kemudian dilakukan pengolahan data. Berdasarkan hasil literature review, perubahan yang dilakukan IGD rumah sakit selama pandemi COVID-19 dibagi menjadi 3, yaitu saat persiapan, pra-triase dan saat triase. Perubahan yang dilakukan saat persiapan, diantaranya pada struktur organisasi dan kepemimpinan, manajemen sumber daya manusia, infrastruktur dan logistik. Perubahan yang dilakukan saat pra-triase adalah adanya klinik online dan skrining pasien. Terakhir, perubahan yang dilakukan saat triase adalah terkait alur triase pasien.</p> Diah Astri Permatasari ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-09 2021-07-09 11 3 569 578 10.32583/pskm.v11i3.1533 Analisis Validitas dan Reliabilitas Instrumen Kepuasan Pengguna Elektronik Rekam Medis https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1497 <p>Elektronik rekam medis merupakan contoh perkembangan teknologi di dunia kesehatan. Penyelenggaraan E-RM perlu diperhatikan dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Apabila pengguna merasa puas, maka pelayanan yang diberikan menjadi lebih efisien dan produktif. <em>EUCS </em>merupakan instrumen yang dapat digunakan untuk mengukur kepuasan. Perlu dilakukan uji validitas dan reliabilitas untuk menentukan baik atau tidaknya suatu instrumen. Tujuan dari penelitian ini adalah menyajikan analisis validitas dan reliabilitas instrumen kepuasan pengguna elektronik rekam medis. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain <em>cross sectional</em>. Uji validitas dilakukan dengan membandingkan antara r hitung dengan r tabel. Sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Hasil uji validitas yang terdiri dari 36 pernyataan adalah 35 pernyataan dinyatakan valid. Sedangkan satu pernyataan dinyatakan tidak valid. Hal ini disebabkan karena nilai r hitung (-0,324) lebih kecil dari nilai r tabel (0,355). Uji reliabilitas yang dilakukan pada 35 pernyataan yang valid didapatkan nilai Cronbach’s Alpha 0,979. Hal tersebut menyatakan bahwa instrumen tersebut reliabel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 35 pernyataan dinyatakan valid dan reliabel sehingga dapat digunakan sebagai alat ukur dalam penelitian terkait dengan kepuasan pengguna elektronik rekam medis.</p> Nabila Nur Masitha Izzul Islam ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-09 2021-07-09 11 3 579 586 10.32583/pskm.v11i3.1497 Pengetahuan dan Perilaku Ibu dalam Pemberian Imunisasi Dasar Batita di Posyandu https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1512 <p>Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi angka kematian bayi adalah kelengkapan imunisasi dasar dan hal ini banyak disokong oleh pengetahuan dan perilaku ibu dalam membawa anaknya untuk imunisasi, akibatnya adalah cakupan imunisasi dasar kurang memenuhi target yang seharusnya tercapai. Faktor inilah yang sering menjadi permasalahan saat ini karena kemauan membawa anak untuk imunisasi bisa dipengaruhi oleh pengetahuan ibu, sehingga pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara pengetahuan ibu dengan perilaku ibu dalam memberikan imunisasi dasar. Desain penelitian menggunakan <em>cross sectional</em> dengan pendekatan <em>observational analytic</em>. Jumlah sampel keseluruhan 37 responden menggunakan metode total sampling. Penelitian dilakukan pada Januari 2020. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner. Uji statistic adalah Non parametrik dengan menggunakan uji <em>spearman rho</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan perilaku ibu di Posyandu Desa Sukodono dalam pemberian imunisasi dasar untuk batita dari 29 responden yang mempunyai pengetahuan baik didapatkan 22 responden (59%) mempunyai perilaku baik, sedangkan dari 8 responden yang pengetahuannya kurang, hanya ada 1(13%) yang perilakunya baik. Hasil analisis komparatif sederhana menggunakan uji statistik <em>spearman rho</em> diperoleh nilai p 0,029 pada signifikansi <em>α</em> 0,05 sehingga Nilai p &lt; Nilai <em>α</em> artinya bahwa ada Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Ibu Dalam Pemberian Imunisasi Dasar Pada Batita Di Posyandu Desa Sukodono Tahun 2020. Disimpulkan bahwa pengetahuan berkorelasi dengan perilaku ibu, semakin baik tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian imunisasi pada batita semakin baik perilaku ibu dalam pemberian imunisasi dasar. Dengan demikian maka penting meningkatkan pemahaman orang tua tentang kelengkapan imunisasi dasar pada bayi agar terbentuk kesadaran orang tua dan derajat kesehatan batita yang lebih baik.</p> Poppy Farasari ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-09 2021-07-09 11 3 587 594 10.32583/pskm.v11i3.1512 Pendidikan Kesehatan Berpengaruh terhadap Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat tentang Demam Berdarah Dengue https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1540 <p>Demam Berdarah <em>Dengue</em> atau DBD merupakan masalah kesehatan masyarakat disebabkan oleh gigitan nyamuk <em>Aedes aegypti</em> yang mengalami peningkatan jumlah kasus dalam 3 tahun terakhir di Kecamatan Gemolong. Pendidikan kesehatan merupakan aspek penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian DBD karena dapat memberikan pengetahuan masyarakat untuk terjadi perubahan perilaku dan terbentuknya tindakan seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang DBD Dusun Sendang Sampir Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen. Jenis penelitian adalah <em>quasi eksperimen</em> dengan rancangan <em>One-Group Pretest-Postest</em>, dilaksanakan pada bulan Mei-Juli dengan populasi 150 KK,&nbsp; sampel yang digunakan 60 KK dengan teknik sempel random sampling. Variabel bebas adalah media pendidikan kesehatan, variabel terikat adalah tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan DBD. Kuisioner penelitian melalui uji validitas dan reliabilitas yang bertujuan untuk menganalisis instrument pertanyaan pengetahuan dan perilaku. Hasil uji validitas terhadap 20 item pertanyaan menunjukkan semua pertanyaan dinyatakan valid dengan nilai korelasi lebih besar dari 0,361. Hasil uji reliabilitas item pertanyaan pengetahuan dan perilaku menunjukkan nilai Alpha Chronbach &gt; 0,60, maka instrument yang diuji dapat dinyatakan reliabel atau konsisten. Uji statistik menggunakan <em>wilcoxon </em>dengan koefisien α ≥ 0,05. Hasil uji statistik <em>wilcoxon</em> pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahaun reponden didapat hasil <em>p value </em>0,000 &lt; 0,05 dengan ini Ha diterima, jadi ada pengaruh pendidikan kesehatan bahaya DBD terhadap pengetahuan responden. Hasil uji statistik <em>wilcoxon </em>pengaruh pendidikan kesehatan bahaya DBD terhadap perilaku pencegahan DBD didapat hasil <em>p value</em> 0,000 &lt; 0,05 dengan ini Ha diterima, jadi ada perngaruh pendidikan kesehatan&nbsp; DBD terhadap perilaku pencegahan DBD.</p> Dewi Puspito Sari Puji Rahayu ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-13 2021-07-13 11 3 595 602 10.32583/pskm.v11i3.1540 Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Batu Ginjal https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1526 <p>Operasi pada pasien dapat berpotensi meningkatkan kecemasan seperti keringat dingin, gelisah, sering berkemih, takut akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terdapat sekitar 90% pasien mengalami kecemasan saat akan dilakukannya operasi. kejadian penyakit batu ginjal dapat terjadi pada 7-10 pasien per 1000 pasien dirumah sakit dan sekitar 7-21 pasien per 10.000 pasien dalam satu tahunnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi batu ginjal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif asosiatif<em>.</em> Metode pendekatan dengan menggunakan desain <em>cross sectional</em>. Pengambilan sampel menggunakan teknik <em>purposive </em><em>sampling</em>, jumlah sampel 30 responden. Menggunakan <em>informed consent</em> yang diisi oleh responden. Responden diberikan penjelasan sebelum penelitian. Peneliti menjamin kerahasiaan responden mulai dari awal sampai akhir penelitian. Penelitian dilakukan pada bulan september 2020 di Rumah Sakit Islam Semarang. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitas dengan di berikan pada responden, data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis uji rank spearman, hasil uji statistik p value = 0,000 dengan nilai r hitung = 0,940. Simpulan penelitian ada dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi batu ginjal di ruang perawatan bedah Rumah sakit.</p> Fitria Anissaul Mutiah Menik Kustriyani Dwi Nur Aini ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-13 2021-07-13 11 3 603 608 10.32583/pskm.v11i3.1526 Penurunan Rerata Kejadian Mual Muntah melalui Pemberian Aromaterapi Jahe pada Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1538 <p>Mual muntah dapat mengakibatkan perburukan pada kesehatan pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Salah satu terapi yang mudah dan aman&nbsp; untuk diaplikasikan yang dapat mengurangi mual muntah pada pasien kanker payudara yaitu dengan pemberian aromaterapi jahe (Zingiber officinale) menggunakan inhaler stick. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi jahe (Zingiber officinale) menggunakan inhaler stick terhadap mual muntah yang dialami pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Metode penelitian adalah Quasi eksperimen pre-post test without control group design. Teknik pengambilan sampel dengan cara consecutive sampling yang terdiri dari 22 responden. Aromaterapi jahe diberikan menggunakan inhaler stick yang diberikan dari 30 menit sebelum kemoterapi dan berlanjut sampai 48 jam setelah kemoterapi dengan cara dihirup. Selama pemberian intervensi pengukuran mual muntah dilakukan sebanyak 4 kali (tiap12 jam) yaitu 12 jam, 24 jam, 36 jam dan 48 jam setelah pemberian kemoterapi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan penurunan nilai rata-rata mual muntah 16,966 saat pre-test menjadi 14,784 saat post-test. Hasil uji statistik yaitu dengan p-value=0,000 (p&lt;0,05). Kesimpulan secara signifikan pemberian aromaterapi jahe menggunakan inhaler stick dapat menurunkan skor mual dan muntah pada pasien kanker .payudara yang menjalani kemoterapi</p> <p>&nbsp;</p> Mutia Dwi Sagita Meri Neherta Emil Huriani ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-13 2021-07-13 11 3 609 616 10.32583/pskm.v11i3.1538 Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1547 <p>Kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah Puskesmas Ngaliyan yang memiliki angka kejadian anemia tinggi, yang disebabkan oleh karena kurangnya kebutuhan gizi yang kurang terpenuhi pada ibu hamil, jarak kehamilan terlalu dekat dan melahirkan makin banyak kehilangan zat besi dan akan menjadi anemia, jika ketersediaan cadangan Fe minimal. Tujuan : mengetahui&nbsp; faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jenis penelitian ini <em>korelatif </em>&nbsp;<em>kuantitatif&nbsp; </em>dengan pendekatan <em>Cross Sectional, </em>menggunakan metode dokumentasi dan kuesioner baku sesuai catatan medis responden sehingga tidak dilakukan uji validitas dan reliabilitas.&nbsp; Penelitian dilakukan pada ibu hamil yang&nbsp; melakukan pemeriksaan <em>antenatal care </em>di Puskesmas Ngaliyan Semarang yang berjumlah 55 responden. Variabel bebas meliputi usia ibu, jarak kehamilan, paritas, status gizi dan variabel terikat kejadian anemia pada ibu hamil. Uji yang di gunakan <em>Chi –Square.</em> Usia ibu hamil tidak beresiko sebesar 48%, jarak kehamilan tidak beresiko sebesar&nbsp; 50,9%, paritas yang beresiko sebesar 60 dan ibu hamil yang tidak mengalami KEK sebesar 72,7%. Tidak ada hubungan yang signifikan antara usia ibu hamil dengan kejadian anemia, <em>p value</em> = 0,242 (&gt; 0,05). Adapun hubungan yang signifikan antara jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil, <em>p value</em> = 0,001 (&lt; 0,05). Adapun hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil, <em>p value</em> = 0,022 (&lt; 0,05). Adapun hubungan yang signifikan antara status gizi ibu hamil dengan kejadian anemia, <em>p value</em> = 0,026 (&lt; 0,05). Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Ngaliyan Semarang tahun 2019 adalah jarak kehamilan.</p> Priharyanti Wulandari ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-13 2021-07-13 11 3 617 624 10.32583/pskm.v11i3.1547 Pemberian Pertolongan Pertama Metode Rice dalam Penurunan Skala Nyeri Cedera Tendon Achilles https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1500 <p>Cedera tendon Achilles pada pemain bolabasket sangat sering terjadi, nyeri yang ditimbulkan sangat mengganggu, hal ini dapat menyebabkan penderitanya mengalami gangguan sensori berupa nyeri hebat dan emosi yang tidak menyenangkan. Penatalaksanaan yang murah, cepat dan non farmakologis untuk menangani hal tersebut adalah dengan pemberian metode RICE / Rest, Ice, Compression, Elevation. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian metode RICE terhadap penurunan skala nyeri pada cedera tendon achilles pada pemain bolabasket. Desain Penelitian Pre-Experiment One-group Pre-Post Test ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh metode RICE terhadap penurunan skala nyeri pada atlet yang mengalami cedera tendon Achilles. Sampel penelitian sebanyak 32 responden dalam rentan waktu tanggal 7 Mei - 7 Juni 2019. Hasil penelitian menyebutkan bahwa rata-rata skala nyeri sebelum diberikan metode RICE yaitu 5,12 sedangkan rata-rata skala nyeri sesudah diberikan metode RICE yaitu 3,72. Hasil Paired t Test dari kedua data tersebut didapatkan nilai p=0.000 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan pemberian metode RICE terhadap penurunan skala nyeri pada atlet cedera Achilles tendon di SMAN 1 Blitar. Metode RICE menurunkan nyeri dengan menghambat kecepatan hantaran impuls nyeri ke otak sehingga nyeri yang dirasakan berkurang, kepada para atlet, guru olahraga, dan pelatih diharapkan untuk menerapkan metode RICE tersebut untuk penanganan pertama pada cedera.</p> Manggar Purwacaraka Farida Farida Nabilla Mayasari ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-13 2021-07-13 11 3 625 630 10.32583/pskm.v11i3.1500 Pengaruh Komunikasi Sosial Media Firm Created Content dan User Generated Content, Word of Mouth terhadap Brand Image dan Brand Attitude Pelanggan Klinik Kehamilan Sehat https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1543 <p>Persaingan bisnis yang semakin ketat menyebabkan klinik harus mampu bersaing dalam memasarkan berbagai jenis pelayanan yang dimilikinya. Aplikasi <em>platform</em> sosial media pada <em>smartphone</em> dapat dijadikan sebagai salah satu strategi pemasaran. <em>Word of mouth (</em>WOM) merupakan proses yang tepat untuk dapat mempromosikan klinik agar lebih dikenal secara luas oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa strategi marketing yang digunakan oleh Klinik Kehamilan Sehat Cipondoh sehingga dapat meningkatkan sikap positif dari pelanggan guna memenangkan pasar. Metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian <em>crosssectional study. </em>Sampel pada penelitian ini sebesar 200 orang yang ditarik dengan teknik <em>purposive sampling.</em> Data dikiumpulkan menggunakan kuesioner yang sudaah tervaidasi dan reliabilitas menggunakan KOM, dan metode analisis dalam penelitian ini menggunakan <em>Structure Equation Model</em> (SEM) dengan software Lisrel. Hasil Penelitian menunjukan bahwa <em>Firm Created Content, User Generated Content</em><em>, Word of Mouth </em>berpengaruh positif terhadap <em>brand Image </em>dan <em>brand attitude. </em></p> Baiq Yuliana Andriani Putri Tantri Yanuar M. Reza Hilmy ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-17 2021-07-17 11 3 631 640 10.32583/pskm.v11i3.1543 Kajian Sanitasi Makanan yang Dijual di Lingkungan Sekolah Dasar di Yogyakarta https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1459 <p>Penerapan prinsip – prinsip sanitasi makanan dan menjaga hieginitas merupakan bagian penting dalam proses pengolahan pangan sebagai &nbsp;upaya &nbsp;pencegahan penyakit sehingga makanan yang kita konsumsi bersih, sehat dan aman. Berdasarkan observasi awal terkait sanitasi makanan masih kurang diterapkan oleh para pedagang di lingkungan SD di Kota Yogyakarta. Makanan yang dijual dalam kondisi terbuka, dijual dari pagi sampai sore dan banyak yang berada dipinggir jalan yang ramai lalu lintas. Kejadian gangguan kesehatan anak usia SD di Kota Yogyakarta masih tinggi terutama penyakit diare. Usia siswa Sekolah Dasar merupakan masa dimana anak mengalami pertumbuhan sehingga harus mendapatkan makanan higienis bebas dari kontaminasi bakteri untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya yang menopang optimalnya pertumbuhan. Sehingga dengan mengetahui kandungan beberapa jenis bakteri dalam makanan &nbsp;akan meminimalkan resiko terpaparnya penyakit pada anak serta diharapkan akan ada kebijakan dan peraturan terkait dengan makanan yang dijual &nbsp;disekitar sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontaminasi bakteri e. coli , staphilococus aureus dan salmonella sp pada makanan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang di ambil sebanyak 25 jenis makanan&nbsp; untuk di uji bakteri E.Coli sebanyak 13 sampel , Staphilococus aureus dan Salmonella Typhi sebanyak 12 sampel makanan . Pemeriksaan sampel di lakukan di Laboratorium BBTKL-PP DIY. Hasil uji laboratorium&nbsp; menunjukan&nbsp; bahwa&nbsp; 12 sampel makanan semua negative&nbsp; atau tidak terkontaminasi Staphilococus aureus dan Salmonella typhi.&nbsp; Sedangkan untuk 13 sampel makanan yg uji parameter&nbsp; E. Coli semua&nbsp; jenis makanan terkontaminasi.</p> Amyati Amyati Dwi Widiyaningsih ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-19 2021-07-19 11 3 641 650 10.32583/pskm.v11i3.1459 Dapatkah Susu Kedelai Menurunkan Kadar Kolestrol pada Penderita Diabetes Mellitus? https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1024 <p>Diabetes Mellitus merupakan kondisi kronis yang ditandai dengan peningkatan konsentrasi glukosa darah disertai munculnya gejala utama yang khas. Kasus Diabetes Militus di Indonesia bagaikan fenomena gunung es, kasus yang tidak terdeteksi lebih banyak dari pada prevalensi yang dihitung setiap tahun nya. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh susu kedelai dalam menurunkan kadar kolesterol pada pasien Diabetes Mellitus. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian bersifat eksperimen atau pencobaan dengan desain penelitian menggunakan rancangan pretest-postest control grup desain sudah dilakukan pada bulan Juli Tahun 2019 di Puskesmas Tanjung Harapan Kabupaten Lampung Tengah. Sampel penelitian ini sebanyak 30 responden yang terdiri dari 15 kelompok eksperimen dan 15 kelompok kontrol. Analisis information menggunakan univariat dan bivariat. Alat pada penelitian ini menggunakan kolesterol cek dan lembar observasi sebagai intrument nya. Peneliatian ini sudah memenuhi uji etik dengan hasil memenuhi syarat dan layak etik. Untuk analisis information bivariat menggunakan uji T dependen dan Independen. Hasil penelitian ini menunjukan pada kelompok eksperimen hasil uji statistik didapat P value 0,000 (&lt;α = 0,01), sehingga disimpulkan ada pengaruh susu kedelai terhadap tingkat kadar kolestrol. Sedangkan pada kelompok kontrol hasil uji statistik didapat P value = 0,040 (&gt;α = 0,05), sehingga disimpulkan tidak ada pengaruh susu kedelai terhadap tingkat kadar kolestrol pada kelompok kontrol. Hasil uji beda (Independen) diperoleh P value = 0,000 (&lt;α = 0,01). &nbsp;Hasil penelitian yang juga didukung teori terkait menunjukan bahwa Susu Kedelai dapat dijadikan terapi komplementer untuk menurunkan kadar kolesterol pada penderita Diabetes Mellitus.</p> Novika Andora Sri Maryuni ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-19 2021-07-19 11 3 651 658 10.32583/pskm.v11i3.1024 Pengaruh Pendampingan Personal Hygiene terhadap Pengetahuan Lansia di Kabupaten Lombok Tengah https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1556 <p>Dampak yang disebabkan dari personal hygiene yang tidak baik seperti, dampak fisik dan dampak psikososial. Dampak fisik yang terjadi adalah penyakit kulit, penyakit mulut, penyakit mata,penyakit pada teling, dan penyakit kuku, sedangkan dampak sosisal adalah kurangnya rasa nyaman, rasa kasih sayang orang sekitar dan mengalami isolasi sosial dari lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pendampingan <em>personal hygiene </em>terhadap pengetahuan lansia di Kabupaten Lombok Tengah. Kuesioner yang digunakan dalam pengumpulan data sudah di validasi dan reliabilitas menggunakan alpha croncbach 0,932. Jumlah sampel 35 lansia yang terseleksi dengan <em>purposive&nbsp; sampling</em>. Data yang dikumpulkan dianalisi menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test. Tingkat pengetahuan lansia sebelum diberikan intervensi terbanyak pada kategori berpengetahuan kurang 88,57%, pengetahuan cukup 8,6%, dan 2,95% berpengetahuan baik, setelah diberikan intervensi tingkat pengetahuan responden mengalami perubahan yaitu 28,6% responden berpengetahuan baik, 66,8% responden berpenetahuan cukup, dan 8,6% berpengetahuan kurang. Hasil analisis <em>Wilcoxon sign rank test </em>&nbsp;diketahun nilai p value 0,002&lt;α=0,05, yang berarti ada pengaruh pendampingan personal hygiene pada lansia terhadap tingkat pengetahuan lansia. Pendampingan personal hygiene dengan cara home visit berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan pengetahuan lansia dan keluarga dan mampu memelihara kesehatan lansia menjadi lebih baik.</p> Saimi Saimi Riman Jayadi ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-23 2021-07-23 11 3 659 664 10.32583/pskm.v11i3.1556 Peran Pemerintah dan Tenaga Kesehatan dalam Penanggulangan Covid-19 https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1552 <p>Pemerintah mengeluarkan kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sebagai bentuk pelaksanaan tatanan kehidupan baru yang berlaku di Kota dan Kabupaten.Tatanan normal baru sebagaimana pedoman WHO dan Pemerintah adalah suatu tatanan kehidupan baru dan belum pernah dialami sebelumnya, bukti nyata tentang bagaimana isi dan apa keuntungannya disaat kebijakan pemerintah tersebut diimplementasikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peran Pemerintah dan Tenaga Kesehatan dalam Penanggulangan Covid-19. Penelitian ini menggunakan studi dokumentasi dengan metode analisis deskriptif yang didasarkan adanya upaya menggambarkan secara rinci kebijakan pemerintah dalam penanggulangan covid-19. Data yang dikumpulkan dari berbagai sumber diantaranya&nbsp; buku,&nbsp; jurnal,&nbsp; kebiajakan, kajian ilmiah dan sumber&nbsp; lainnya yang diambil dalam rentan waktu 3 tahun terakhir yaitu tahun 2018-2021, data yang terkumpul di review, dkaji dan dianalisi lalu lakukan interpretasi data dan disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan peran Pemerintah dan tenaga kesehatan dalam menanggulangi pandemi covid-19 yaitu Pemerintah Indonesia sudah mempersiapkan vaksinisasi, Pemerintah juga mengeluarkan beberap aturan kebijakan dalam menangani covid-19, Pemerintah mengeluarkan kebijakan yang terlalu fokus pada bidang perekonomian, yang kaitannya dengan pendapatan dan pengeluaran negara, Memperhatikan kebutuhan warga selama Penerapan PSBB. Peran tenaga kesehatan yaitu memberikan rawat jalan dengan pelindung diri standar untuk layanan umum, kelompok klinik yang merupakan layanan kesehatan komunitas, pos skrining di komunitas yang diberikan oleh pusat kesehatan masyarakat, kelinik dan rumah sakit wilayah.</p> Dharma Karno Lalu Sulaiman ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-23 2021-07-23 11 3 665 672 10.32583/pskm.v11i3.1552 Dampak Physical Distancing dan Sosial Distancing pada Kesehatan Fisik dan Mental Masyarakat https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1553 <p>Kajian ini dilatar belakangi oleh suatu fenomena yang merebaknya pandemi Covid-19 di berbagai negara, termasuk di Negara Indonesia. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kondisi perokonomian suatu negara, juga menghambat interaksi sosial di kalangan masyarakat, serta juga memiliki dampak terhadap kondisi kesehatan setiap manusia.Untuk menghindari penyebaran Covid-19 yang lebih luas, pemerintah terpaksa mengambil sebuah kebijakan pembatasan sosial <em>(social distancing</em>) dan pembatasan kontak fisik (<em>physical distancing</em>) berupa tinggal di rumah, bekerja dari rumah, belajar, dan beribadah di rumah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literature dan dokumentasi. Upaya penelusuran berbagai sumber baik dari hasil kajian para pakar kesehatan, pemerhati kebijakan, literatur ilmiah, hasil survei Lembaga independen, hasil penelitian akademisi kebijakan publik maupun sumber tulisan dari berbagai media masa baik cetak maupun elektronik yang diakses melalu google scholar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang diambil dalam kurun waktu 5 tahun terakhir yaitu dari tahun 2016-2021, dan untuk mendeskripsikan kejadian-kejadian yang berhubungan dengan penanganan wabah covid 19, selanjutnya dirubah dalam bentuk naratif dan &nbsp;dianalisis berdasarkan teori dan konsep kebijakan publik bidang kesehatan masyarakat dan diberikan pemaknaan melalui perbandingan dan proses intrepretasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Covid-19 telah berpengaruh sangat luas dan masif terhadap berbagai dimensi kehidupan masyarakat, baik di bidang hubungan sosial maupun ekonomi dan bisnis, serta kondisi kesehatan masyarakat. Perubahan perilaku masyarakat yang diakibatkan oleh penerapan kebijakan <em>physical distancing </em>dan<em> social distancing</em> merupakan cara terbaik yang dapat dilakukan untuk menghambat penyebaran dan penularan virus Covid-19 ditengah masyarakat. Namun demikan upaya-upaya ini tidak saja berdampak positif bagi pencegahan transmisi covid-19, akan tetapi bisa berdampak negatif (buruk) bagi kesehatan fisik dan kesehatan mental masyarakat seperti, mengalami kesepian dan kecemasan, adanya tekanan mental yang signifikan yang mana dapat menyebabkan penurunan kognitif, dan bahkan kematian yang lebih dini, terutama pada kesehatan tubuh orang-orang sudah lanjut usia, yang renta dengan penyakit.</p> Sukardi Sukardi Lalu Sulaiman ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-23 2021-07-23 11 3 673 680 10.32583/pskm.v11i3.1553 Insentif Tenaga Non Medis Berhubungan dengan Produktivitas Kerja Karyawan https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1549 <p>Sumber daya manusia saat ini sangat diperhatikan dan dibutuhkan terutama di Rumah Sakit untuk kelancaran pengobatan, namun sudah menjadi sebuah kenyataan bahwa tenaga kerja merupakan persoalan perusahaan yang paling utama. Oleh sebab itu, sumber daya manusia sangat berperan penting sebagai pendukung untuk peningkatan produktivitas kerja di Rumah Sakit. Tujuan penelitian ini ialah untuk mencari tahu mengenai Hubungan insentif tenaga non medis dengan produktivitas kerja di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung. Populasi yang digunakan peneliti yaitu 42 tenaga non medis dengan sampel sebesar 38 tenaga non medis hasil dari perhitungan menggunakan Rumus Slovin. Peneliti melakukan survei dengan menyebarkan kuesioner kepada responden yang tendentifikasi. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Dalam karya ilmiah ini metode penelitian yang di gunakan ialah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil survei þenelitian, dan perhitungan statistika yang di lakukan, peneliti mendapatkan korelasi dan adanya pengaruh yang cukup besar antara hubungan insentif non medis dengan produktivitas kerja di Rumah Sakit. Untuk mengetahui kebenaran regresi antara tiap-tiap variabel peneliti melakukan uji hipotesis secara manual dan mendapakan nilai t hitung sebesar 3,834 sedangkan t tabel sebesar 2,021 Maka terdapat hubungan dan hasil yang relevan antara insentif tenaga non-medis di tempat kerja dengan produktivitas tenaga kerja Rumah Sakit</p> Luluk Herawati Irene Putrianty Matulessy Ai Susi Susanti ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-27 2021-07-27 11 3 681 688 10.32583/pskm.v11i3.1549 Deep Breathing Relaxation Berpengaruh terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1548 <p>Hipertensi merupakan salah satu kelompok non communicable disease yang morbiditas dan mortalitasnya meningkat setiap tahunnya. Berbagai terapi non farmakologis dapat digunakan untuk mempercepat penurunan tekanan darah, salah satunya melalui deep breathin relaxation. Penelitian dilakukan untuk mengetahui adakah pengaruh <em>deep breathing relaxation</em> terhadap penurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental <em>“one group pre-post test design”</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang menderita hipertensi di Posyandu Lansia Desa Sawo. Sampel penelitian dipilih menggunakan <em>p</em><em>urposive </em><em>s</em><em>ampling</em> dan didapatkan sebanyak 31 responden yang memenuhi kriteria inklusi penelitian.Variabel independen dalam penelitian ini adalah <em>deep breathing relaxation</em> sedangkan variabel dependen adalah tekanan darah. Instrumen menggunakan lembar observasi untuk pengukuran tekanan darah. Analisis data dengan uji <em>Paired T Test</em>. Hasil penelitian didapatkan tekanan darah rata-rata untuk sistolik sebelum perlakuan adalah 152,87 mmHg dan diastolik adalah 95,48 mmHg. Setelah perlakuan tekanan darah rata-rata untuk sistolik adalah 148,74 mmHg dan diastolik adalah 92,90 mmHg. Hasil uji Paired T Test didapatkan p value sistolik (0,004) &lt; α (0,05) dan p value untuk diastolik (0,009) &lt; α (0,05). Oleh karena itu peneliti menyimpulkan bahwa <em>deep breathing relaxation</em> berpengaruh secara signifikan dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi di Posyandu Lansia Desa Sawo. <em>Deep breathing relaxation </em>&nbsp;dapat digunakan oleh perawat sebagai intervensi nonfarmakologis yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah.</p> Yitno Yitno Farida Farida ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2021-07-17 2021-07-17 11 3 689 696 10.32583/pskm.v11i3.1548