Pengaruh Persepsi Stigma terhadap Pengungkapan Status Diri ODHA di Kelompok Dukungan Sebaya

  • Dian Permatasari Universitas Wiraraja
  • Eva Nurhidayati Universitas Wiraraja
  • Dian Ika Puspitasari Universitas Wiraraja
Keywords: HIV/AIDS, ODHA, persepsi stigma, status diri, waktu pengungkapan

Abstract

Human Immuno Deficiency Virus selanjutnya disingkat HIV adalah virus penyebab AIDS digolongkan sebagai jenis yang disebut retrovirus yang menyerang sel darah putih dan melumpuhkan sistem kekebalan tubuh serta ditemukan dalam cairan tubuh penderita (darah, air mani, cairan vagina dan air susu ibu, .Permasalahan HIV dan AIDS menjadi tantangan kesehatan hampir di seluruh dunia, termasuk di indonesia. Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan jumlah penderita HIV/AIDS terbanyak di Indonesia. Hingga September 2018, jumlah Orang Dengan HIV/AIDS sebanyak 47.396 orang. Data yang diperoleh di lapangan menunjukkan jumlah ODHA di Jatim mencapai 47.396 pasien per September 2018. Penelitian ini menggunakan rancangan survey analitik. Cara pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan  Total  sampling dan pengumpulan data dengan kuesioner, analisis data dengan uji regresi logitik. Hasil dari penelitian ini yaitu 100% ODHA mampu membuka status HIV / AIDS dengan waktu pengungkapan status diri yang cepat terhadap pasangannya. Dan 80% ODHA tidak mampu membuka status HIV / AIDS dengan waktu pengungkapan status diri yang lama terhadap pasangannya. Analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa, persepsi stigma dalam membuka status diri memiliki hubungan yang sangat bermakna dengan waktu pengungkapan status diri ODHA terhadap pasangannya (p= 0,000).