Identifikasi Kejadian Obesitas Berdasarkan Indeks Masatubuh dan Lingkar Pinggang

  • Zaenal Arifin STIKES YARSI Mataram
  • Istianah Istianah STIKES YARSI Mataram
  • Baik Heni Rispawati STIKES YARSI Mataram
  • Hapipah Hapipah STIKES YARSI Mataram
  • Supriyadi Supriyadi STIKES YARSI Mataram
  • Baiq Ruli Fatmawati STIKES YARSI Mataram
Keywords: indeks masa tubuh, lingkar pinggang, obesitas

Abstract

Kelebihan berat badan dan kegemukan sering menjadi permasalahan yang mengarah kepada faktor resiko penyakit tidak menular, sehingga identifikasi adanya obesitas menjadi hal penting untuk menghidari faktor resiko tersebut. Obesitas berhubungan dengan indeks masa tubuh dan lingkar pinggang. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kejadian obesitas berdasarkan indeks masa tubuh dan lingkar pinggang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dengan sampel berjumlah 51 orang. Pengumpulan data melalui pengukuran antropometri untuk mengukur tinggi badan, berat badan dan lingkar pinggang. instrument untuk pengukuran berat badan merek omron scale, tinggi badan merek onemed 26 stature meter, dan lingkar pinggang merek onemed waist ruler od-235.Data dianalisis menggunakan analisis univariat untuk mendeskripsikan IMT, lingkar pinggang dan obesitas pada responden. Berdasarkan pengukuran IMT didapatkan responden yang mengalami kelebihan berat badan sebanyak 25,49% dan obesitas sebanyak 33,33%. Sedangkan hasil pengukuran lingkar pinggang didapatkan rata-rata lingkar pinggang responden laki-laki adalah 91,39+9,732 dan yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 92 cm sebanyak 60,86%. Sedangkan rata-rata lingkar pinggang responden perempuan adalah 84,93+8,764 dan yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 80 cm sebanyak 71.42%. Berdasarkan hasil pengukuran IMT dan lingkar pinggang dapat diketahui bahwa kejadian obesitas yang dialami responden meliputi kelebihan berat badan, obesitas dan obesitas sentral.

References

American Academy of Family Physicians. (2013). Diagnosis and Management of Obesity. Topline information for today’s family physician. Tomahawk Creek Parkway Leawood
Arisman (2013). Buku Ajar Ilmu Gizi, Obesitas DM dan Dislipidemia. Konsep Teori dan Penanganan Aplikatif. EGC. Jakarta
Astuti, A.A.F.D., Widyastuti, N., Candra, A. (2017).Hubungan Beberapa Indikator Obesitas Dengan Tekanan Darah Wanita Dewasa Muda . Journal of Nutrition College, Volume 6, Nomor 3)
Canoy et al. (2007). Body Fat Distribution and Risk of Coronary HeartDisease in Men and Women in the European ProspectiveInvestigation Into Cancer and Nutrition in Norfolk CohortA Population Based Prospective Study. Circulation. 116:2933-2943
Dante S. Harbuwono, Laurentius A. Pramono, Em Yunir, Imam Subekti. (2018). Obesity and central obesity in Indonesia: evidence from a national health survey. Med J Indones. 27:114–20
Duvnjak, L., Bulum, T, Metelko, Z. (2008). Hypertension and Metabolic Syndrome. Diabetologia Croatia. 37-4
Goh, L.G.H., Dhaliwal, S.S., Welborn, T.A., Lee, A.H., Della, P.R. (2014). Anthropometric measurements of general and central obesity and the prediction of cardiovascular disease risk in women: a cross-sectional study. BMJ Open. 2014; 4(2): e004138.
Institute of Medicine. (2012). Accelerating progress in obesity prevention: Solving the weight of the nation. Washington, D.C.: National Academies Press
Kemenkes. (2018). Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian dan pengembangan kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Kurniati, N. (2020). Obesity and Central Obesity. Medical Journal of Indonesia. Vol. 27, No. 2
Nadulska, A., Szwajgier, D., Opielak, G. (2017). Obesity and Metabolic Syndrome. Medtube Science Mar. Vol. V (1)
Pratama, B. F., Christanto, E., & Bebasari, E. (2015). Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau, 2(2), 1–10
Roriz et al. (2016). Anthropometric clinical indicators in the assessment of visceral obesity: an update. Nutr. clín. diet. hosp. 2016; 36(2):168-179
Rossner, S. (2014). Kelebihan Berat Badan dan Obesitas. In J. Mann, & A. S. Truswell, Buku Ajar Ilmu Gizi (pp.251 -257). Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Sarkodie, S.A. (2012). Facts on Overweight and Obesity. Technical Report. https://www.researchgate.net/publication/266970668. (Diakses tanggal 25Maret2021pukul 22.00)
Sarnali, T. T., Moyenuddin, Md. (2010). Obesity and Disease Association: A Review. AKMMC J 2010; 1(2): 21-24 (diakses tanggal 20 Maret 2021; pukul 23.10 WITA)
Septyaningrum, N., Martini, S. (2014). Lingkar Perut Mempunyai Hubungan Paling Kuat dengan Kadar Gula Darah. Jurnal Berkala Epidemiologi, Volume 2 Nomor 1. hlm. 48-58
Sherwood, L. (2013). Fisiologi Manusia : Dari Sel ke Sistem. (N. Yesdelita, Ed.) (6th ed.). Jakarta: EGC.
Thamaria, N. (2017). Penilaian Status Gizi. Pusat Pendidikan Sumber DayaManusia Kesehatan. Kementerian Kesehatan.
WHO. (2018). Obesity and overweight, https://www.who.int/.
Wirawan, N. N. (2016). Sensitifitas dan Spesifisitas IMT dan Lingkar Pinggang-Panggul dalam Mengklasifikasikan Kegemukan pada Wanita. Indonesian. Journal of Human Nutrition, Vol.3 No.1 : 49 – 59
World Health Organization. (2016). Obesity and Overweight. Retrieved from www.who.int
World Health Organization. (2015). Obesity and Overweight. WHO Fact Sheet No. 311, Geneva: WHO
WorldHealthOrganization. Obesity and overweight. Fact sheet No. 3112015http://www.who.int/mediacentre
World Health Organization. (2018). Noncommunicable Diseases. country Profiles 2018.
WHO. (2000). The Asia-Pacific Perspective: Redefining Obesity and its Treatment. International Association For The Study of Obesity.
Yadav, P., Jha, C.B., Koirala, S., Yadav, D., Baral, D.D. (2018). Relationship of Waist Circumference, Waist-Hip Ratio and Body Mass Index as Predictors of Obesity Among Eldery Population od Sunsari and Morang Districts. International Journal of Therapeutic Applications, Volume 35, 2018.
Published
2021-06-02
How to Cite
Arifin, Z., Istianah, I., Rispawati, B., Hapipah, H., Supriyadi, S., & Fatmawati, B. (2021). Identifikasi Kejadian Obesitas Berdasarkan Indeks Masatubuh dan Lingkar Pinggang. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 11(2), 375-382. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/pskm.v11i2.1413