Perbedaan Tingkat Mortalitas pada Pasien Cedera Kepala dengan Hipotensi dan Tanpa Hipotensi

  • Anisa Zulfiya Rahmah Universitas Lampung
  • Fidha Rahmayani Universitas Lampung
Keywords: cedera kepala, hipotensi, mortalitas

Abstract

Cedera kepala atau cedera otak merupakan masalah kesehatan dan masalah sosial ekonomi serius di seluruh dunia serta terbanyak diantara penyebab utama mortalitas dan morbiditas pada semua umur. Salah satu faktor risiko paling penting yang mendasari terjadinya mortalitas pada cedera kepala adalah tekanan darah rendah atau hipotensi. Hipotensi merupakan prediktor yang terdokumentasi dengan baik dalam meningkatkan angka kematian pada cedera otak traumatik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan tingkat mortalitas pada pasien cedera kepala dengan hipotensi dan tanpa hipotensi. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain penelitian kohort retrospektif. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2020 dengan menggunakan rekam medis. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien cedera kepala di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung pada periode 01 Januari 2018-30 September 2020 dengan jumlah 145 sampel yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah semua pasien cedera kepala yang berusia ≥ 18 tahun yang telah terdata dalam rekam medis periode 01 Januari 2018- 30 September 2020, pasien cedera kepala yang telah meninggal dunia yang telah terdata dalam rekam medis, serta pasien cedera kepala sedang hingga berat, subdural hematoma, dan epidural hematoma. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Penelitian ini mendapatkan distribusi pasien cedera kepala dengan hipotensi sebesar 5,5% (8 orang) dan pasien cedera kepala tanpa hipotensi sebesar 94,5% (137 orang). Angka kejadian mortalitas pada cedera kepala didapatkan sebesar 35,9% (52 orang). Uji chi-square antara hipotensi dan mortalitas cedera kepala mendapatkan p value sebesar 0,510 dan RR sebesar 0,580 dengan 95% CI 0,113-2,983. Tidak terdapat perbedaan tingkat mortalitas pada pasien cedera kepala dengan hipotensi dan tanpa hipotensi.

References

Amyot. F., Arciniegas DB., Brazaitis MP., Curley KC., Diaz-Arrastia R, Gandjbakhche A, et al. 2015. A Review of the Effectiveness of Neuroimaging Modalities for the Detection of Traumatic Brain Injury. Journal of Neurotrauma. 32(22): 1693–721.
Arif IM., Hermin AU., Dewi YB. 2017. Insidensi Hipoksemia dan Hipotensi pada Cedera Otak Traumatik di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Tahun 2015. JNI 2017; 6(2): 70-74.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2018. Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta. p. 113-116.
Berry C., Eric JL., Marko B., Darren M., Daniel RM., James M., et al. 2012. Redefining hypotension in traumatic brain injury. Injury. 43:11, 1833-1837.
Betrus C., Kreipke CW. 2013. Historical Perspectives in Understanding Traumatic Brain Injury and in Situating Disruption in CBF in the Pathotrajectory of Head Trauma,. Cerebral Blood Flow, Metabolism, and Head Trauma. Springer. New York USA. 1.
Bullock MR., Chesnut RM., Clifton GL. 2000. Part 1: Guidelines for the management of severe traumatic brain injury. J. Neurotrauma. 17: 449–627.
Busl KM., Greer DM. 2010. Hypoxic-ischemic brain injury: Pathophysiology, neuropathology and mechanism. Neurorehabilitation. 5-13.
Castilla LR., Jaime Gasco, Haring JWN., David OO., Claudia SR. 2008. Cerebral Pressure Autoregulation in Traumatic Brain Injury. Neurosurg Focus. 25(4): E7. p. 1-3.
Centers for Disease Control and Prevention. 2017. Get the Facts of Traumatic Brain Injury and Concussion, United States, 2007-2013.
Chesnut RM., Marshall LF., Klauber MR., Blunt BA., Baldwin N., Eisenberg HM., et al. 1993. The role of secondary brain injury in determining outcome from severe head injury. Jurnal Trauma. 34(2):216– 222.
Corrigan JD., Selassie AW, Orman JA. 2010. The Epidemiology of Traumatic Brain Injury., Journal of Head Trauma Rehabilitation, 25(2): 72–80.
Dahlan M., dan Sopiyudin. 2014. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan. Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat Dilengkapi Aplikasi dengan Menggunakan SPSS. Edisi 6. Jakarta : Salemba Medika. pp.47-85, 163-179.
Davis DP., Peay J., Sise MJ. 2005. The impact of prehospital endotracheal intubation on outcome in moderate to severe traumatic brain injury. J Trauma. 58 : 933 – 939.
Fajerin, AA. 2014. Makalah Farmakologi Hipotensi. Jakarta: Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945.
Franschman G., Saskia MP., Teuntje M. J. C. Andriessen, Sjoerd G. 2011. Effect of Secondary Prehospital Risk Factors on Outcome in Severe Traumatic Brain Injury in the Context of Fast Access to Trauma Care. The Journal of Trauma: Injury, Infection, and Critical Care. 1.
Haddad SH., dan Arabi YM. 2012. Critical Care Management of Severe Traumatic Brain Injury in Adults. Scandinavian Journal of Trauma, Resuscitation and Emergency Medicine. 20(12): 15.
Hartoyo M., Sarkum SR., Budiyati. 2011. Predictors Factors of Mortality of Patients Suffering from Severe Head Injury in Emergency Department at General Hospital Tugurejo Semarang. Jurnal Riset Kesehatan. 1(3): 175-182.
Irawan H., Setiawan F., Dewi, Dewanto D. 2010. Perbandingan Glasgow Coma Scale dan Revised Trauma Score dalam Memprediksi Disabilitas Pasien Trauma Kepala di Rumah Sakit Atma Jaya. Majalah Kedokteran Indonesia. 60(10): 438.
Kholifah N., Sri H., Arif NE. 2019. Hubungan Antara Glasgow Coma Scale dan Mean Arterial Pressure Dengan Mortalitas Pada Pasien Cedera Kepala Di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar Tahun 2019. Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kediri. [Online Journal] [diunduh 13 Desember 2020]. Tersedia dari: http://ojs.unik-kediri.ac.id.
Lahdimawan I., Suhendar A., Wasilah S. 2014. Hubungan penggunaan helm dengan beratnya cedera kepala akibat kecelakaan lalu lintas darat di RSUD Ulin bulan Mei-Juli 2013. Berkala Kedokteran. 10:51-63.
Li M., Zhao Z., Yu G., Zhang J. 2016. ‘Epidemiology of Traumatic Brain Injury over the World: A Systematic Review’. Austin Neurolgy & Neurosciences. 1(2): 1007–1020.
Manley G., Knudson MM., Morabito D., Damron S., Erickson V., Pitts L. 2001. Hypotension, hypoxia, and head injury: frequency, duration, and consequences. Arch Surg. 136(10):1118–1123.
Marc L., Pierre A., Peter R., Jean-Louis, Vincent CM. 2015. Optimizing Mean Arterial Pressure in Septic Shock. A Critical Reappraisal of The Literature. Critical Care Journal. 19(1): 101.
Markam S., Atmadja DS., Budijanto. 2005. Cedera Kepala Tertutup. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Menon DK., Schwab K., Wright DW., Maas AI. 2010. Position statement: Definition of traumatic brain injury. Archives of Physical Medicine and Rehabilitation. 91(11): 1637–1640.
Mustarhfiroh, Sonny GRS., Diana N. 2018. Hubungan antara Glasgow Coma Scale dan Tingkat Mortalitas pada Pasien Cedera Kepala dengan Lesi Perdarahan Subarachnoid. Jurnal Kesehatan Khatulistiwa. 4(1).
Notoatmodjo S. 2014. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Roozenbek B., Maas A., Menon D. 2013. ‘Changing patterns in the epidemiology of traumatic brain injury’, Nature Reviews Neurology. 9: 231-236.
Sastrodiningrat AG. 2006. Memahami Faktor-Faktor yang Memengaruhi Prognosa Cedera Kepala Berat. Suplemen. Majalah Kedokteran Nusantara. 39(3): 307-316.
Septianto, Rendy. 2019. Tekanan Darah Saat Masuk Rumah Sakit Sebagai Faktor Prediktor Mortalitas Stroke Hemoragik di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2018-2019. Skripsi. Bandar Lampung: Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.
Soertidewi L. 2012. Penatalaksanaan Kedaruratan Cedera Kranioserebral. Continuing Medical Education. 39(5): 327-31.
Spaite DW., MD., Chengcheng Hu, PhD., Bentley J. 2016. Mortality and Prehospital Blood Pressure in Patients with Major Traumatic Brain Injury Implication for the Hypotension Threshold. JAMA Surgery. American Medical Association.
Spaite DW., MD., Chengcheng Hu, PhD., Bentley J., Bobrow, MD. 2017. Association of Out-of-Hospital Hypotension Depth and Duration with Traumatic Brain Injury Mortality. Ann Emerg Med. 70(4) : 522 – 530.
Ting HW., Ming-Shung C., Yueh-Chun H., Chien LC. 2010. Good Mortality Prediction by Glasgow Coma Score for Neurosurgical Patients. Journal of The Chinese Medical Association, 73(3): 139-143.
Tude Melo JR., Rocco FD., Blanot S., Oliveira-Ffilho JA., Meyer P., Zerah M. 2010. Neurosurgery: Mortality in children with severe head trauma: Predictive factors and proposal for a new predictive scale. 67(6): 1542-1547.
Umar R. 2002. Helmet initiatives in Malaysia. In: Proceedings of the and World Engineering Congress. Kuching, Sarawak, Malaysia. Institutions of Engineers.
Van-Dijk GW. 2011. Head Injury. Pract Neurol. 1(1):50-5.
Published
2021-02-22
How to Cite
Rahmah, A., & Rahmayani, F. (2021). Perbedaan Tingkat Mortalitas pada Pasien Cedera Kepala dengan Hipotensi dan Tanpa Hipotensi. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 11(2), 269-284. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/pskm.v11i2.1264
Section
Articles