Kondisi Sosial Budaya pada Desa ODF di Ekosistem Perbukitan, Dataran Rendah dan Pantai

  • Rosa Amelia Dwi Rachmayanthi Universitas Airlangga
  • Azmi Nur Fadlillah Universitas Airlangga
  • R. Azizah Universitas Airlangga
Keywords: budaya, desa ODF, sosial

Abstract

Salah satu permasalahan besar yang saat ini dihadapi Indonesia adalah sanitasi, terutama kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Banyuwangi merupakan kabupaten yang telah melaksanakan salah satu program STBM yaitu Desa ODF sebanyak 117 dari 217 atau dengan tingkat keberhasilan sebesar 81,57%. Wilayah kerja Puskesmas Klatak menjadi salah satu wilayah yang terverifikasi menjadi desa ODF. Penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional dan rancangan bangun desktiptif observasional. Pengumpulan data dilakukan dengan metode indepth interview, penyebaran kuisioner, dan observasi langsung. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif univariat. Hasil dari penelitian ini adalah mayoritas masyarakat diketiga ekosistem memiliki sosial budaya dengan kategori baik. Di ekosistem perbukitan sebesar (68,2%), ekosistem dataran rendah sebesar (84,1%), dan ekosistem pantai sebesar (72,7%). Dan tidak ada perbedaan pada variable sosial budaya diketiga ekosistem tersebut. Kesimpulannya tidak ditemukan perbedaan keadaan sosial budaya antara masyarakat di ekosistem perbukitan, dataran rendah, dan pantai. Namun saat di lakukan observasi dari ketiga ekosistem tersebut, ekosistem pantai merupakan ekosistem dengan kondisi sosial budaya yang kurang baik.

References

Adliyani, Z. O. N., Angraini, D. I., & Soleha, T. U. (2017). Pengaruh Pengetahuan, Pendidikan dan Ekonomi terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Masyarakat Desa Pekonmon Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat. Majority Journal, 7(1), 6–13. Available from : http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/viewFile/1733/1691
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2007). Petunjuk Teknis Pelaksanaan CLTS di Indonesia.
Dewi, C., & Nahara, J. A. (2019). nalisis Faktor Lingkungan Terhadap Perilaku Buang Air Besar Sembarangan Masyarakat Desa Lermatang Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Infokes, 9(2), 139–150. https://stikes-surabaya.e-journal.id/infokes/article/view/98/49
Dinas Kesehatan Propinsi JawaTimur. (2019). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2018.
Dwiana, A., & Herawaty, L. (2017). Determinan perilaku buang air besar pada masyarakat pesisir di kabupaten Buton Selatan. Berita Kedokteran Masyarakat (BKM Jurnal of Community Medicine and Public Health), 33(6), 273–276. DOI: https://doi.org/10.22146/bkm.23539
Febriani, W., Samino, & Sari, N. (2016). Faktor Yang Mempengaruhi Perubahan Perilaku Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Jurnal Dunia Kesmas, 5(3), 121–130. DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v5i3.467
Horhoruw, A., & Widagdo, L. (2016). Perilaku Kepala Keluarga dalam Menggunakan Jamban di Desa Tawiri Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 9(2), 226–237. DOI: https://doi.org/10.14710/jpki.9.2.226-237
IUWASH. (2015). Meningkatkan Gaya Hidup dan Kesehatan Sebuah Panduan Promosi Sanitasi Perkotaan. Bappenas. Available from: https://www.iuwashplus.or.id/cms/wp-content/uploads/2017/04/Guide-to-Urban-Sanitation-Promotion-ID.pdf
Kasanah, S. U. (2018). Upaya Mewujudkan Desa Open Defecation Free di Desa Pojok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. Briliant: Jurnal Riset Dan Konseptual, 3(3), 354–364. DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant .v3i3.209
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Menuju 100% Akses Sanitasi Indonesia 2019. Senin, 30 Mei. Available from: https://www.kemkes.go.id/article/view/16060100003/menuju-100-akses-sanitasi-indonesia-2019.html
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). STBM Review-2018. Available from: http://stbm.kemkes.go.id/review_stbm/findings.html
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Kebijakan Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Available from: http://stbm.kemkes.go.id/review_stbm/assets/paparan/Kebijakan Kemenkes.pdf
Kurniawan, D., & Khotimah, H. (2019). Peraturan Desa dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat pada Open Defecation Free. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 1(November), 89–94. Available from: http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP/article/download/83/65
Kurniawati, L. D., & Windraswara, R. (2017). Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Perilaku Kepala Keluarga dalam Pemanfaatan Jamban di Pemukiman Kampung Nelayan Tambaklorok Semarang. Public Health Perspective Journal, 2(1), 72–79. Available from: https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/phpj/article/view/10997
Kusuma, B. M. A., & Setyaningsih, T. (2016). Mendobrak Keterbatasan Masyarakat: Mewujudkan Desa Open Defecate Free Di Kabupaten Banyuwangi Melalui Inovasi “PUJASERA.” IJPA-The Indonesian Journal of Public Administration, 2(2), 1–16. Available from: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/29317
Mardotillah, M., Gunawan, B., Soemarwoto, R. S., & Raksanagara, A. S. (2018). Peran faktor pemungkin dan penguat pada akses jamban sehat perkotaan. Jurnal Antropologi, 20(December), 165–178. DOI: https://doi.org/10.25077/jantro.v20.n2.p165-178.2018
Marwanto, A., Netrianis, & Mualim. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap dengan Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar Pertama di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Perawatan Ratu Agung Kelurahan Pematang Gubernur Kota Bengkulu. Journal of Nursing and Public Health, 7(1), 1–6. DOI: https://doi.org/10.37676/jnph.v7i1.754
Mazaya, G. I. (2016). Pencapaian Target Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) Di Kelurahan Kelayan Tengah Kota Banjarmasin. Jurnal Teknik Lingkungan, 2(2), 11–21. Available from: https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/jukung/article/view/2307
Muhid, A., Sumarkan, Rakhmawati, & Fahmi, L. (2018). Perubahan Perilaku Open Defecation Free ( ODF ) melalui Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ) di Desa Babad. Engagement Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 99–119. DOI: https://doi.org/10.29062/engagement.v2i1.27
Odagiri, M., Muhammad, Z., Cronin, A. A., Gnilo, M. E., Mardikanto, A. K., Umam, K., & Asamou, Y. T. (2017). Enabling factors for sustaining open defecation-free communities in rural Indonesia: A cross-sectional study. International Journal of Environmental Research and Public Health, 14(12), 1–20. DOI: https://doi.org/10.3390/ijerph14121572
Palading, R., Haryanto, J., & Mar’ah Has, E. M. (2020). Determinan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Desa Kiritana Kecamatan Kambera. Indonesian Journal of Community Health Nursing, 5(1), 33–40. DOI: http://dx.doi.org/10.20473/ijchn.v5i1.17545
Prayitno, J., & Widati, S. (2018). Kajian Strategi Promosi Kesehatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Di Kelurahan Kejawan Putih Tambak Kota Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(3), 267–274. DOI: http://dx.doi.org/10.20473/jkl.v10i3.2018.267-275
Qudsiyah, W. A., Pujiati, R. S., & Ningrum, P. T. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan Tingginya angka open defecation (OD) di kabupaten Jember (studi di desa Sumber Kalong kecamatan Kalisat). E-Jurnal Pustaka Kesehatan, 3(2), 362–369. Available from: https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPK/article/view/2679
Rathomi, H. S., & Nurhayati, E. (2019). Hambatan dalam Mewujudkan Open Defecation Free. Jurnal Integrasi Kesehatan Dan Sains, 1(1), 68–73. DOI: https://doi.org/10.29313/jiks.v1i1.4325
Safruddin, & Nursyamsi. (2018). Hubungan Tingkat Pendidikan, Pengetahuan, Dan Sikap Dengan Kepemilikan Jamban Keluarga Pada Masyarakat Di Dusun Ponci Desa Polewali Kabupaten Bulukumba. Jurnal Kesehatan Panrita Husada, 3(1), 13–23. DOI: https://doi.org/10.37362/jkph.v3i1.7
Sary, L. (2016). Fenomena Kepemilikan Jamban Terhadap Perilaku Buang Air Besar di Dusun Sinar Banten Kabupaten Lampung Utara. Jurnal Dunia Kesmas, 5(3). DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v5i3.1092
Sugiharto, M., & Nurhayati. (2019). Upaya Pemerintah Daerah Untuk Meningkatkan Cakupan Desa ODF (Open Defication Free) Di Kabupaten Muaro Jambi, Sumedang dan Lombok Barat. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 22(1), 62–71. DOI: http://dx.doi.org/10.22435/hsr.v22i1.855
Published
2021-02-22
How to Cite
Rachmayanthi, R., Fadlillah, A., & Azizah, R. (2021). Kondisi Sosial Budaya pada Desa ODF di Ekosistem Perbukitan, Dataran Rendah dan Pantai. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 11(2), 235-248. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/pskm.v11i2.1178
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)