Psychosocial Status is Associated with the Quality of Life for the Elderly

  • Andriyani Mustika Nurwijayanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Ridaya Sis Qomarullah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Muhammad Khabib Burhanuddin Iqomh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Keywords: elderly, psychosocial status, quality of life

Abstract

Elderly is someone who has reached the age of 60 years who are marked by health problems as a result of the aging process. The purpose of  this research  was to know the relationship between psychosocial status and the quality oflife of the elderly in Blorok, Brangsong,Kendal. This research uses quantitative design, descriptive correlational research method with cross sectionalapproach. The sample in this research  were elderly respondents aged 60 years and over with a total of 170 respondents, who were selected using a purposive sampling technique. Measuring instruments in the formof a questionnaire amounted totwo (psychosocial status and quality of lifeofthe elderly) with a test of 0,527-0,839 and its religious value of  0,929. The data analysis used the Spearmanrank correlation test.  The results showed the age of respondents more Psychosocial status of the elderly with the majority of healthy psychosocial as many as 110 people (65.9%). Elderly with good quality of  life as many as 123 people (72.4%). Spearman rank correlation test results indicate a relationship between psychosocial status with the qualityof life of the elderly with a p value of 0,000 (<0.05).

References

Annida.(2010). Memahami kesepian. Diperoleh tanggal 15 Januari 2020 dari http://repository.usu.ac.id
Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS) .(2016). Jumlah Penduduk menurut Kelompok Umur, Jenis Kelamin, Provinsi dan Kabupaten/kota.
Badan Pusat Statistik. (2018). Kabupaten Kendal dalam Angka 2017. (2019 September 30) Available: http://kendalkab.bps.go.id.
Badan Pusat Statistik. (2018). Provinsi Jawa Tengah dalam Angka 2017. (2019 September 30) Available: http://jateng.bps.go.id
Burns, A., (2000). Pemberdayaan Wanita Dalam Bidang Kesehatan. Yogyakarta: Yayasan Essentia Media.
Butar, A (2012). Karakteristik Pasien dan Kualitas Hidup Pasien gagal Ginjal Kronik yang menjalani terapi Hemodialisa
Chaichanawirote, U. (2011). Quality of life of older adults: the influence of internal and external factors. Case Western Reserve University
Darmojo, B. (2014). Geriatri (Ilmu Kesehatan Lanjut Usia). Jakarta: Badan Penerbit FKUI
Ekawati, (2014). Hubungan Antara Fungsi Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia. Skripsi.Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata, Kediri.
Fitri, A. (2011). Interaksi sosial dan kualitas hidup lansia. Medan: USU medan.
Friedman, M. (2010). Keperawatan Keluarga. Jakarta: EGC.
Hurlock, B. Elizabeth, (2010). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga.
Indriani, Rizki Wahyu. (2017). Hubungan Tingkat Ketergantungan Lansia Dalam Aktivitas Hidup Sehari-hari Dengan Stres Keluarga Di Desa Tempel- Bumiayu Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal. Jurnal Skripsi. STIKES Kendal.
Larasati, (2012). Kualitas HidupWanita Menopause. Diambiltanggal 25 Januari 2018 dari http://www.gunadarma.ac.id/ libary/.../artikel10504128.pdf
Lestari, Bekti Wahyu. (2017). Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Depresi Pada Lansia Yang Tinggal Di Panti Pelayanan Sosial Lansia Cepiring Kabupaten Kendal. Jurnal Skripsi. STIKES Kendal.
Lestari, Dian (2018). Hubungan Sindrom Lansia Lemah Dengan Kualitas Hidup Lansia. Skripsi. STIKES Kendal.
Lilik, Azizah. (2011). Keperawatan Lanjut Usia. Yogyakarta: Graha Mulia
Maryah, V. (2016). Hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari di Kota Malang.Diperoleh tanggal 30 Januari 2018 dari https://publikasi. unitri.ac.id/index.php/fikes/article/view/428
Maryam, (2011). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta: Salemba Medika.
Maryam, dkk. (2008). Mengenal usia lanjut dan perawatannya. Jakarta: Salemba Medika.
Maya, Safitri. (2017). Hubungan antara kondisi kesehatan psikososial dengan tingkat kemandirian dalam aktivitas sehari-hari pada lansia.Jurnal Skripsi. Universitas Riau.
Mendoko, F. (2017). Perbedaan status psikososial lansia yang tinggal di Panti dengan yang tinggal bersama keluarga. Diperoleh tanggal 30 Agustus 2017 dari https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/issue/view/1541/show
Nugroho.W. (2008). Keperawatan Gereontik Dan Geriatrik. EdisiKe 3. Jakarta: EGC.
Nurhidayat, (2011). Pengalaman Lanjut Usia Mendapatkan Dukungan Keluarga. Skripsi. Universitas Hasanudin, Makasar.
Osman,A: Jane, L;Courtney.L,et al. (2012). The Depression Unxiety Stress Scales-21 (DASS- 21): Further Examination of Dimentions, Skill Reliability, And Correlates. Jurnal Of Clinical PsologiVol 68 ISSUE 12.online library.Wiley.com
Papalia & Feldman. (2014). Perekambangan manusia. Jakarta: Salemba Humanika
Population Reference Bureau (2011).World Population Data Sheet. Diperoleh pada tanggal 2 Februari 2018 dari http://www.prb.org/Data finder/Geography/Data.aspx?loc=395
Rohmah et al. (2012).Kualitas Hidup Lansia. Jurnal Keperawatan, 2 (3), 120-132
Sutikno, E. (2011). Hubungan antara Fungsi Keluarga dan Kualitas Hidup Lansia. Jurnal Kedokteran Indonesia, 2 (1), 73-76.
Tami, D.R., Bahar, B., Najamuddin, U. (2014). Hubungan Pola Makan, Status Gizi, dan Interaksi Sosial dengan Kualitas Hidup Lansia di Kecamatan Tamalanrea.
WHO.(2010). Definition elderly people. Diperoleh pada tanggal 1 Oktokber 2019 dari http://www.who.int/ageing
Yuliati, Emy. (2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Desa Botomulyo Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal. Jurnal Skripsi. STIKES Kendal.
Published
2020-09-21
How to Cite
Nurwijayanti, A., Qomarullah, R., & Iqomh, M. (2020). Psychosocial Status is Associated with the Quality of Life for the Elderly. Jurnal Keperawatan, 12(4), 661-672. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/keperawatan.v12i4.893
Section
Articles