Description of The Cognitive Level of Lansia at Further Age of Social Services

  • Rina Anggraeni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Riani Pradara Jati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Elfrida Harlina Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Steffi Eka Nindyastuti Wijaya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Ulfa Rima Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Keywords: cognitive function, elderly

Abstract

A person is said to be elderly or aged if he is> 60 years old. In the elderly experiencing the aging process that results in a decrease in bodily functions one of which is cognitive function. Based on the results of observations made at PPSLU Cepiring in some elderly people using the Mini Mental State Exam (MMSE), it is found that elderly who experience cognitive decline. Elderly who experience changes in cognitive function on average become easily forgotten so that it disrupts daily activities. This study aims to determine the description of cognitive function in the elderly at PPSLU Cepiring. The design of this study uses descriptive analytic variables with cognitive function in the elderly. The population is the elderly who live in PPSLU Cepiring. A sample of 71 elderly people who met the inclusion criteria (elderly who were willing to be respondents, were cooperative, had no neurological disorders and were not illiterate). The sampling technique uses purposive sampling. The results of the study found that the majority of elderly people with the type of discovery with a moderate cognitive level of 46.8%. Good cognitive level is indicated by the majority of elderly men as much as 54.2%..

References

Agustia, S., Sabrian, F., & Woferst, R. (2015). Hubungan gaya hidup dengan fungsi kognitif pada lansia. Jom Psik, 1(2), 1–8.
Ann Isaacs. (2005). Panduan Belajar: Keperawatan Kesehatan Jiwa dan Psikiatrik (Terjemahan) (Edisi 3). Jakarta : Penerbit buku Kedokteran EGC.
Ardian, I. (2018). NurseLine Journal. NurseLine Journal, 3(1).
Asosiasi Alzheimer Indonesia. (2003). Konsensus Nasional Pengenalan dan Penatalaksanaan Demensia Alzheimer dan Demensia lainnya (Edisi 1). Jakarta : Asosiasi Alzheimer Indonesia.
Asosiasi Alzheimer Indonesia. (2003). Konsensus Nasional Pengenalan dan Penatalaksanaan Demensia Alzheimer dan Demensia lainnya edisi 1. Jakarta: Asosiasi Alzheimer Indonesia.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. (2015). Profil Lansia Jawa Tengah 2014. Semarang : Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah.
Fadhia, N., Elida Ulfiana, & Ismono, S. R. (2012). Population of elderly. Hubungan Fungsi Kognitif Dengan Kemandirian Dalam Melakukan Activities Of Daily Living (ADL) Pada Lansia Di Upt Pslu Pasuruan. http://www.searo.who.int/entity/health_situation_trends/data/chi/elderly-population/en/)
Hadisaputro S & Wibisono BH. (2010). Aspek Imunologik Pada Usia Lanjut (Peranannya Pada Infeksi Dan Penyakit Lain) (Geriatri 4). Jakarta: FKUI.
Hidayati. (2012). Pengaruh Therapi Aktivitas Kelompok (TAK) Orientasi Realitas terhadap Tingkat Kognitif Lansia Demensia di Desa Mapin Kebak Kecamatan Alas Barat. Program Studi Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Mataram.
Idral, P. (2009). Peran zat gizi Makro terhadap Kejadian Demensia Pada Lansia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(2), 89–92.
Kunci, K., & Kognitif, F. (2017). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Fungsi Kognitif pada Lansia di Cita Sehat Yogyakarta Tahun 2016. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 9(1), 543–552.
Larasati, T. L. (2013). Prevalensi Demensia di RSUD Raden Mattaher Jambi. https://nanopdf.com/download/prevalensi-demensia-di-rsud-raden-mattaher-jambi_pdf
Levasseur, M., Levasseur, M., Richard, L., Gauvin, L., & Raymond, É. (2010). Inventory and Analysis of Definitions of Social Participation Found in the Aging Literature : Proposed Taxonomy of Social Activities Social Science & Medicine Inventory and analysis of de fi nitions of social participation found in the aging literature : Social Science & Medicine, 71(12), 2141–2149. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2010.09.041
Pudjiastuti, S.S & Utomo, B. (2003). Fisioterapi Pada Lansia. Jakarta: EGC.
Rasyid, I. Al, Syafrita, Y., & Sastri, S. (2017). Artikel Penelitian Hubungan Faktor Risiko dengan Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia Kecamatan Padang Panjang Timur Kota Padang Panjang. 6(1), 49–54.
Reuser et al. (2010). The effect of risk faktors on the duration of cognitive impairment: A multistate life table analysis of the U.S. Health and Retirement Survey. Netspar Discussion Paper 01.
Rohana, S. (2011). Senam Vitalisasi Otak Lebih Meningkatkan Fungsi. Jurnal Fisioterapi, 11(1), 15–35.
Setiawan, D., Bidjuni, H., & Karundeng, M. (2014). Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Kejadian Demensia Pada Lansia Di Balai Penyantunan Lanjut Usia Senja Cerah Paniki Kecamatan Mapanget Manado. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 2(2), 105228.
Setiawan. (2014). Jaminan Kesehatan Lansia di Kendal masih Minim.
Setyopranoto, I., Lamsudin, R., & Dahlan, P. (2000). Peranan Stroke Iskhemik Akut Terhadap Timbulnya Gangguan Fungsi Kognitf di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. In B. NeuroSains (Vol. 2, Issue 1, pp. 227–234).
Uliyah, M., Aisyah, S., & Rahmmina, Y. (2015). Hubungan usia dengan penurunan daya ingat (demensia) pada lansia di panti sosial tresna werdha budi sejahtera landasan ulin kota banjarbaru kalimantan selatan.
WHO. (2012). Are you ready? What you need to know about ageing. World Health Day.
Yaffe, K., Barnes, D., Nevitt, M., Lui, Y.L and Covinsky, K.. (2007). A Prospective Study of Physical Activity and Cognitive Decline in Elderly Women. Arch Intem Med, 161 (14): 1703-1708
Yudhanti, E., Studi, P., Keperawatan, I., & Kesehatan, F. I. (2016). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Demensia Pada Lansia Di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Yogyakarta Unit Budi Luhur.
Yuniati, F., & Riza, M. (2004). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesulitan Mengingat Dan Konsentrasi Pada Usia Lanjut Di Indonesia Tahun 2004.
Published
2020-09-01
How to Cite
Anggraeni, R., Jati, R., Harlina, E., Wijaya, S., & Rima, U. (2020). Description of The Cognitive Level of Lansia at Further Age of Social Services. Jurnal Keperawatan, 12(4), 567-572. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/keperawatan.v12i4.855
Section
Articles