Fungsi dan Peran Kepala Ruang dalam Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

  • Qurrotul Aeni Program Studi Sarjana dan Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Elfrida Harlina Program Studi Sarjana dan Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Rina Anggraeni Program Studi Sarjana dan Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Andriyani Mustika Nurwijayanti Program Studi Sarjana dan Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Keywords: fungsi dan peran, kepala ruang, pelaksanaan PPI

Abstract

Kepala ruangan memiliki kontribusi besar dalam pelaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) di ruang rawat. Akan tetapi belum semua kepala ruang dapat melakukan fungsi dan perannya dalam pelaksanaan PPI. Penelitian ini bertujuan menguraikan fungsi dan peran kepala ruang dalam PPI di RSUD X Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analisa dengan pendekatan cross sectional, studi kasus dan studi literatur. Responden yang digunakan adalah kepala ruang Mawar dan 30 orang perawat. Hasil kuesioner menunjukkan 30% perawat mengatakan karu tidak pernah melakukan fungsi perencanaan, 20% tidak pernah melakukan fungsi pengorganisasian, 40% kadang-kadang melakukan fungsi ketenagaan, 40% sering melakukan fungsi pengarahan, 39% kadang-kadang melakukan fungsi pengendalian, 40% tidak pernah melakukan peran interpersonal, 51% kadang-kadang melakukan perannya sebagai informational, 45% tidak pernah melakukan perannya sebagai decisional dalam pelaksanaan PPI di ruangan. Hasil pengkajian dan analisis SWOT diketahui fungsi dan peran karu dibutuhkan dalam pelaksanaan PPI. Di ruang X kepala ruang cukup melibatkan diri dalam pelaksanaan PPI. Hasil studi literatur menunjukkan peran perawat sebagai staf kepala ruang di ruang X yang melakukan asuhan keperawatan kepada pasien sangat berpeluang meningkatkan keberhasilan pengendalian infeksi. Belum terdapat referensi yang menjelaskan secara langsung fungsi dan peran karu dalam PPI.