Pengaruh Pemberian Buah Belimbing Manis terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi
Abstract
Penyakit hipertensi terus mengalami kenaikan dan prevalensi cukup tinggi dari tahun ke tahun, diperkirakan sekitar 2-3%. Salah satu tanaman herbal yang dapat menurunkan tekanan darah adalah buah belimbing manis, karena didalam belimbing manis mengandung air yang tinggi dan mengandung kalium yang membuat buah ini bersifat diuretik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian belimbing manis terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Padang. Penelitian ini bersifat quasi experimental dengan menggunakan pretest- postest yang dilakukan pada tanggal 20-26 Juli 2020, sampel diambil secara pursive sampling sebanyak 18 orang yang memenuhi kiriteria inklusi. Data dianalisa secara univariat dan bivariat dengan uji T-Test Dependen. Berdasarkan hasil yang didapatkan terdapat perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian buah belimbing manis yaitu tekanan darah sistolik 9,44 mmHg dan diastolik 5,55 mmHg dengan hasil uji statistik sistolik menunjukkan nilai p=0,001 dan diastolik p=0,014. Dapat disimpulkan ada perbedaan yang bermakna antara tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan sesudah pemberian buah belimbing manis. Dengan memakan buah belimbing manis dapat menurunkan tekanan darah, diharapkan dapat menambah wawasan dan kesehatan masyarakat dalam menjaga kesehatan serta dapat mengontrol tekanan darah agar tetap stabil dan memanfaatkan tanaman herbal.