Penerapan Komunikasi Efektif Orang Tua untuk Pencegahan Kekerasan Verbal pada Anak

  • Novi Indrayati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Muhammad Khabib Burhanuddin Iqomh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Henny Fahdiyah RSUD dr. H. Soewondo Kendal
Keywords: anak, komunikasi efektif, verbal abuse

Abstract

Kekerasan verbal dapat terjadi dimana saja termasuk dalam lingkungan keluarga. kekerasan verbal dapat berdampak pada perkembangan motorik, bahasa dan personal sosial. Komunikasi efektif dapat mencegah terjadinya kekerasan verbal pada anak. Peningkatan pengetahuan komunikasi efektif dapat dilakukan dengan pelatihan. Kegiatan peningkatan kemampuan komunikasi efektif untuk mencegah kejadian kekerasan verbal dilakukan dengan metode pelatihan. Peserta pelatihan adalah orang tua yang memiliki anak usia pra sekolah sebanyak 42 orang. Pengukuran pengetahuan dilakukan dengan metode pre test dan post test. Pre test dilakukan sebelum kegiatan dimulai, post test dilakukan setelah kegiatan dimulai. Pre test pengetahuan komunikasi efektif mayoritas kurang (59,5 %), pengetahuan verbal abuse  mayoritas kurang (78,6 %) dan pengetahuan tumbuh kembang mayoritas kurang (64,3 %). Hasil kegiatan post test yang dilaksanakan setelah pelatihan didapatkan hasil pengetahuan komunikasi mayoritas baik (92,9 %), pengetahuan verbal abuse mayoritas baik (95,2 %) dan pengetahuan tumbuh kembang mayoritas baik (88,1 %. Sebagian besar peserta berpendiikan SMA (45,2 %) dan sebagian besar memiliki pekerjaan sebagai karyawan swasta (33,3 %).

References

Damayanti. (2012). Program Pendidikan untuk Anak Usia Dini di Prasekolah Islam. Jakarta: Grasindo.
Effendy, O.U. (2006). Ilmu Komunikasi, Teori dan Praktek. Bandung: Rosdakarya
Fitriana, Y. Pratiwi, K. Dan Sutanto, A.V. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku orang tua dalam melakukan kekerasan verbal terhadap anak usia pra sekolah. Jurnal Psikologi Undip. No:1(14): 81-83.
Fitriyani. (2009). Jenis kekerasan verbal pada anak.jakarta : EGC.
Hendrikus, W. (2009). Retorika: terampil berpidato berdiskusi berargumentasi bernegosiasi. Jakarta : Penerbit Kanisius
Hockenberry, M.J & Wilson, D. (2009). Essential of Pediatric Nursing. St. Louis Missoury: Mosby
Hurlock. (2012). Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta : Erlangga.
Indrayati, N., & Livana, P. H. (2019). Gambaran Verbal Abuse Orangtua pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, 2(1), 9-18.
Lestari, S., & Livana, P. H. (2019). Kemampuan Orangtua dalam Melakukan Stimulasi Perkembangan Psikososial Anak Usia Prasekolah. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 2(3), 123-129.Lestari, Titik. (2015). Kumpulan teori untuk kajian pustaka penelitian kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Livana, P. H., & Anggraeni, R. (2018). Pendidikan kesehatan tentang perkembangan psikososial sebagai upaya pencegahan kekerasan fisik dan verbal pada anak usia sekolah di Kota Kendal. Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 5(2), 097-104.
Mamesah, A. Rompas, A. Katuuk, M. Hubungan verbal abuse orang tua dengan perkembnagan kognitif pada anak usia sekolah di SD Inpres Tempok Kecamatan Tompaso. E-Jurnal Keperawatan. Vol 6 (2). November 2018.
Notoatmodjo S. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Notoatmojo,S.(2010).Ilmu kesehatan masyarakat: prinsip-prinsip dasar. Jakarta: Rineka Cipta.
Nugroho, A. (2009). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku verbal abuse pada anak usia pra sekolah.Skripsi (tidak dipublikasikan). Semarang: Universitas Muhammadiyah semarang.
Sagala, S. (2013). Kemampuam profesional guru dan tenaga kependidikan. Bandung: Alfabeta.
Soetjiningsih.(2013). Tumbuh Kembang Anak. Edisi 2. Jakarta: EGC.
Wong. (2009). Buku Ajar Keperawatan Pediatric Wong, Ed.6, Vol 1.Jakarta: ECG.
Zuhrudin, Achmad. (2017). Reformulasi bahasa santun sebagai upaya melawan kekerasan verbal terhadap anak. Sawwa. Vol 12.(2). April 2017.
Published
2021-02-05
Section
Articles