PENINGKATAN PENGETAHUAN PASIEN DIABETES MELITUS MELALUI EDUKASI TENTANG KATARAK DENGAN MEDIA BOOKLET

  • Ester Inung Sylvia Poltekkes Kemenkes Palangka Raya
  • Isma Azizah
  • Alfeus Manuntung
  • Gad Datak

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit dengan pengobatan jangka panjang bahkan seumur hidup. Diabetes sering menimbulkan komplikasi katarak. Katarak diabetik dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan mengenai perilaku yang dapat dilakukan untuk mencegah komplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh edukasi dengan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan katarak diabetik. Metodologi penelitian menggunakan desain pra expriment dengan one group pretest dan posttest kepada 30 anggota Klub Prolanis Sanang Barigas Palangka Raya dengan pemilihan purposive sampling. Hasil uji validitas kuesioner didapatkan 21 item pertanyaan yang valid dengan r tabel > 0,444 maka artinya 21 item pertanyaan tersebut dapat dinyatakan valid. Dan uji reliabilitas diperoleh alpha (0,927) > r tabel (0,444), maka artinya 21 item pertanyaan tersebut dapat dinyatakan reliabel. Tahap pelaksanaan hari ke-1 diberikan pretest tentang katarak diabetik, edukasi katarak diabetik dan booklet untuk dibawa pulang. Hari ke-4 subyek diingatkan untuk membaca booklet. Hari ke-7 subyek diminta menjawab kuesioner katarak diabetik. Hari ke-11 subyek diingatkan kembali untuk membaca booklet dan hari ke-14 subyek diminta untuk menjawab kuesioner katarak diabetik untuk evaluasi akhir. Hasil penelitian mengunakan analisis univariat untuk menjelaskan frekuensi variabel penelitian dan analisis bivariat dengan uji normalitas Uji Shapiro-Wilk dengan nilai signifikasi atau p value < 0,05 artinya data tidak berdistribusi normal sehingga perlu menggunakan uji wilcoxon. Hasil uji statistik wilcoxon test diperoleh p value 0,000 (<0,05) yang bermakna adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan media booklet.

 

Kata kunci: booklet,edukasi,diabetes melitus, katarak diabetik, pengetahuan

 

INCREASE OF DIABETES MELITUS PATIENTS THROUGH EDUCATION ABOUT CATARAC WITH BOOKLET MEDIA

 

ABSTRACT

Diabetes Mellitus (DM) is one of the diseases with long-term treatment. Diabetes is often causes complications, one of them is cataracs. Diabetic cataracts can occur due to a lack of knowledge about the behavior to prevent these complications. This research aims to examine the effect of education with booklet on increasing knowledge of diabetic cataracts. The research methodology used the pra experiment design with one group pretest and posttest to 30 Prolanis Club Sanang Barigas Palangka Raya members with the selection of purposive sampling. The results of the questionnaire validity test with 21 question item which r tabel > 0,444 this mean These 21 question items is valid and reliability test was obtained alpha (0,927) > r tabel (0,444), this mean These 21 question items is reliable. On the first day the respondent was given a pretest about diabetic cataracts, diabetic cataract education and a booklet to take home. The fourth day respondents were reminded to read the booklet. The seventh day respondents were asked to answer a diabetic cataract questionnaire. The eleventh day, respondents were expected to read the booklet again and on the fourteen day respondents were asked to answer the diabetic cataract questionnaire for the final evaluation. Univariate analysis using to explain the frequency of research variables and bivariate analysis with the normality test of Shapiro-Wilk test with significance value or p value <0.05 this meaning the data are not normally distributed and need to use the Wilcoxon test. The Wilcoxon test results obtained p-value 0,000 (<0.05) which means there was an increase in knowledge after being given education with booklet.

 

Keywords: booklet, education,diabetic cataract, diabetes melitus, knowledge

 

References

Arsyad, A. (2006). Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo.
Astuti, P. (2011). Pengaruh Edukasi Preoperasi Terstruktur Terhadap Self-Efficacy dan Perilaku latihan Post Operasi Pada Pasien Fraktur Ekstermitas Bawah dengan Pembedahan di Surabaya. Universitas Indonesia.
Bly, R. (2009). Money Making Writing Job. United States of America: Sourcebooks, Inc.
Daryanto. (2011). Media Pembelajaran. Bandung: Satu Nusa.
Hernawan, & Arifah, S. (2012). Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Tentang Hipertensi Dengan Sikap Kepatuhan Dalam Menjalankan DIIT Hipertensi Di Wilayah Puskesmas Andong Kabupaten Boyolali. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Mamangkey, I. V., Kapantow, N. H., & Ratag, B. T. (2013). Hubungan Antara Tingkat Pendidikan dan Riwayat Keluarga Menderita Diabetes Melitus dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Pasien Rawat Jalan Di Poliklinik Penyakit Dalam BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Universitas Sam Ratulangi.
Martiningsih, Hendari, R., & Ahmad, A. D. (2018). Efektifitas Edukasi Suportif Self Care Dengan Booklet Edukasi Terhadap Kemampuan Deteksi Dini Hipoglikemi dan Hiperglikemi Pada Pasien Diabetes Melitus di Rsud Bima Tahun 2017. Jurnal Kesehatan Prima, 12(2).
Mubarak, W. I., Chayatin, N., & Santoso, B. A. (2009). Ilmu Keperawatan Komunitas: Konsep dan Aplikasi (Buku 2). Jakart: Salemba Medika.
Notoadmodjo. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Obirikorang, Y., Obirikorang, C., Anto, E. O., Acheampong, E., Batu, E. N., Stella, A. D., … Brenya, P. K. (2016). Knowledge of complications of diabetes mellitus among patients visiting the diabetes clinic at Sampa Government Hospital, Ghana: a descriptive study. BMC Public Health, 16(637).
Putri, D. M. P. M., & Wulan, D. (2016). Metode Booklet Diabetes Melitus Meningkatkan Kepatuhan Penyandang DM dalam Manajemen Regimen Terapeutik. Akademi Keperawatan YKY Yogyakarta.
Ramadhan, N., & Marissa, N. (2015). Karakteristik Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Berdasarkan Kadar HbA1c Di Puskesmas Jayabaru Kota Banda Aceh. Jurnal Penelitian Kesehatan, 2(2).
Sanaky, H. A. H. (2013). Media Pembelajaran Interaktif-Inovatif. Yogyakarta: Kaukaba.
Sudjana, Nana, & Rivai., A. (2002). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru.
Tana, L., Mihardja, L., & Rif’ati, L. (2007). Merokok dan usia sebagai faktor risiko katarak pada pekerja berusia 30 tahun di bidang pertanian. Universa Medicina, 26(3).
Zulaekah, S. (2012). Pendidikan Gizi Dengan Media Booklet Terhadap Pengetahuan Gizi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2).
Published
2019-10-30
How to Cite
Sylvia, E., Azizah, I., Manuntung, A., & Datak, G. (2019). PENINGKATAN PENGETAHUAN PASIEN DIABETES MELITUS MELALUI EDUKASI TENTANG KATARAK DENGAN MEDIA BOOKLET. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 9(4), 353-358. Retrieved from http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/582
Section
Articles