Environmental and Behavioral Factors Analysis of Malaria Incidents

  • Dewi Agustina Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Putra Apriadi Siregar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Keywords: behavior, community, malaria, mosquitoes

Abstract

The emergence of malaria is inseparable from the anopheles mosquito that can survive the existing environment. Community behaviour also plays an important role in the risk of getting mosquito bites. Indonesia still has malaria-endemic districts/cities. This objective is to determine the effect of environmental and behavioural factors on malaria incidence. This study used a cross-sectional design; the population in this study were all people who visited the malaria post in the Percut Village, Deliserdang Regency, totalling 140 people. The data will be analyzed using multiple logistic regression tests. The logistic regression test results showed that the habit of leaving the house (p-value = 0.007), the use of mosquito nets (p = 0.001), affected the incidence of malaria in the village of Percut, Deliserdang Regency. The most dominant variable in malaria incidence was the use of bed nets with an exp B value of 11.68.

References

Anjasmoro, R. (2013). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Rembang Kabupaten Purbalingga. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(1), 1–0. http://eprints.undip.ac.id/38864/
Dyah Wulan S.R.Wardani, N. A. (2016). Hubungan Antara Faktor Individu dan Faktor Lingkungandengan Kejadian Malaria. Majority, 5(1), 86–91. https://doi.org/https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/986
Eka Cania. (2017). Faktor Lingkungan , Perilaku dan Penyakit Malaria. J Agromed Unila, 4, 173–184. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/agro/article/view/1570
Hamdan, Y. L. (2019). Faktor Lingkungan Dan Perilaku Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Filariasis. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 9(1), 21–26. https://doi.org/doi.org/10.32583/pskm.9.1.2019.21-26
Hasyim, H., Camelia, A., & Alam, N. F. (2014). Determinan Kejadian Malaria di Wilayah Endemis Provinsi Sumatera Selatan. Kesehatan Masyarakat Nasional, 8(7), 291–294. https://doi.org/dx.doi.org/10.21109/kesmas.v0i0.367
Herdiana, H., Cotter, C., Coutrier, F. N., Zarlinda, I., Zelman, B. W., Tirta, Y. K., Greenhouse, B., Gosling, R. D., Baker, P., Whittaker, M., & Hsiang, M. S. (2016). Malaria Risk Factor Assessment using Active and Passive Surveillance Data from Aceh Besar, Indonesia, a Low Endemic, Malaria Elimination Setting With Plasmodium Knowlesi, Plasmodium Vivax, and Plasmodium Falciparum. Malaria Journal, 15(1), 1–15. https://doi.org/10.1186/s12936-016-1523-z
Hestiningsih, R. (2019). Populasi Culex Sp Sebagai Vektor Filariasis. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 9(2), 165–174. https://doi.org/doi.org/10.32583/pskm.9.2.2019.165-174
Hotez, P. J., Bottazzi, M. E., Strych, U., Chang, L. Y., Lim, Y. A. L., Goodenow, M. M., & AbuBakar, S. (2015). Neglected Tropical Diseases among the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN): Overview and Update. PLoS Neglected Tropical Diseases, 9(4), 1–15. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0003575
Idrus, M. (2014). Hubungan Faktor Individu dan Lingkungan Rumah dengan Kejadian Malaria di Puskesmas Koeloda Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Provinsi NTT. Jurnal Kesehatan, VII(2), 387–395. https://doi.org/doi.org/10.24252/kesehatan.v7i2.58
Lumolo, F., Pinontoan, O. R., & Rattu, J. M. (2015). Analisis Hubungan Antara Faktor Perilaku Dengan Kejadian Malaria Di Wilayah Kerja Puskesmas Mayumba Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal E-Biomedik, 3(3), 865–871. https://doi.org/doi.org/10.35790/ebm.3.3.2015.10322
Mayasari, Rika, Lasbudi, S. (2013). Akses Pelayanan Kesehatan dan Kejadian Malaria di Provinsi Bengkulu. Media Litbangkes, 23(4), 158–164. http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/MPK/article/view/3425
Nababan, R., & Umniyati, S. R. (2018). Faktor Lingkungan dan Malaria yang Memengaruhi Kasus Malaria di Daerah Endemis Tertinggi di Jawa Tengah : Analisis Sistem Informasi Geografis. Berita Kedokteran Masyarakat, 34, 11–18. https://doi.org/doi.org/10.22146/bkm.26941
Ngambut, K., & Sila, O. (2013). Faktor Lingkungan dan Perilaku Masyarakat Tentang Malaria di Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang Environment and Public Behaviour Factor about Malaria in East Kupang Subdistrict Kupang District. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 7(6), 271–278. https://doi.org/dx.doi.org/10.21109/kesmas.v7i6.37
Nurbayani, L. (2013). Faktor risiko kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Mayong I Kabupaten Jepara. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(1), 1–10. http://ejournals1.undip.ac.id/index.php/jkm
Pratama, G. Y. (2015). Nyamuk Anopheles sp dan Faktor Yang Mempengaruhi di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan. J Majority, 4(1), 20–27. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/496#:~:text=Faktor-faktor yang mempengaruhi kepadatan,terlarut%2C tumbuhan dan hewan air.
Puspaningrum, D. T., Rahardjo, M., & Nurjazuli. (2016). Analisis Spasial Pengaruh Faktor Lingkungan terhadap Persebaran Kasus Malaria di Kecamatan Punggelan Kabupaten Banjarnegara. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4, 882–891. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/14383
Rahayu, Nita. Sulasmi, Sri. Yuana, Windi Tri. Suryatinah, Y. (2014). Knowledge , Attitude and Behaviour of Illegal Coal Miners about Malaria In Mentewe Tanah Bumbu South Kalimantan. Jurnal Buski, 5(1), 17–22. http://ejournal.litbang.kemkes.go.id/index.php/buski/article/download/3599/3551
Rangkuti, Ahmad Faizal, Sulistyani, N. E. (2017). Faktor Lingkungan dan Perilaku yang Berhubungan dengan Kejadian Malaria di Kecamatan Panyabungan Mandailing Natal Sumatera Utara. Balaba, 13(1), 1–10. http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/blb/article/view/4672
Rombot, D. V, & Palandeng, H. M. F. (2015). Tindakan Pencegahan Masyarakat terhadap Kejadian Malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Tikala Kota Manado. Jurnal Kedokteran Komunitas Dan Topik, 4(2), 97–101. https://doi.org/10.1007/s12032-016-0764-6
Salim, M., & W, N. E. (2012). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Malaria di Wilayah Pertambangan Emas Tanpa Izin ( PETI ) Kecamatan Mandor Kabupaten Landak Propinsi Kalimantan Barat. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 11(2), 160–165. https://doi.org//doi.org/10.14710/jkli.11.2.160%20-%20165
Santy, Fitriangga, A., & Natalia, D. (2014). Hubungan Faktor Individu dan Lingkungan dengan Kejadian Malaria di Desa Sungai Ayak 3 Kecamatan Belitang Hilir , Kabupaten Sekadau. Jurnal Kedokteran Indonesia, 2(1), 265–271. https://doi.org//doi/org/10.23886/ejki.2.3186.
Saputro, K. P., & Siwiendrayanti, A. (2015). Hubungan Lingkungan Sekitar Rumah dan Praktik Pencegahan dengan Kejadian Malaria di Desa Kendaga Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara Tahun 2013. Unnes Journal of Public Health, 4(2), 76–83. https://doi.org/10.1177/1403494814549494
Sitohang, V., Sariwati, E., Fajariyani, S. B., Hwang, D., Kurnia, B., Hapsari, R. K., Laihad, F. J., Sumiwi, M. E., Pronyk, P., & Hawley, W. A. (2018). Malaria elimination in Indonesia: halfway there. The Lancet Global Health, 6(6), e604–e606. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(18)30198-0
Wahyudi, W. H. C. (2015). Faktor Praktik Pencegahan dan Lingkungan Rumah dengan Kejadian Malaria di Desa Jatirejo Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo. JURNAL VISIKES, 14(2), 91–99. https://doi.org/http://publikasi.dinus.ac.id/index.php/visikes/article/view/1193
Willa, R. W., & Kazwaini, M. (2015). Penyebaran Kasus dan Habitat Perkembangbiakan Vektor Malaria di Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Indonesian Journal of Health Ecology, 14; 3, 218–228. https://media.neliti.com/media/publications/81985-ID-penyebaran-kasus-dan-habitat-perkembangb.pdf
Published
2021-04-02
How to Cite
Agustina, D., & Siregar, P. (2021). Environmental and Behavioral Factors Analysis of Malaria Incidents. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 11(2), 423-432. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/pskm.v11i2.1198