Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Balita di Posyandu

  • Chanif Kurnia Sari STIKES Surya Global Yogyakarta
Keywords: dukungan keluarga, kunjungan posyandu balita, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan

Abstract

Masa balita merupakan masa tumbuh dan berkembangnya seluruh fungsi tubuh dan otak. Pemeliharaan kesehatan balita merupakan upaya untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian anak balita, yang dapat dilakukan dengan mengunjungi kegiatan posyandu balita. Posyandu Kantil Dusun Plurugan merupakan posyandu dengan cakupan kunjungan balita terendah di wilayah Kasihan Bantul dengan angka 55%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab rendahnya kunjungan balita ke posyandu. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendektan cross sectional. Ibu Balita yang berada di Posyandu Kantil sebanyak 119 merupakan populasi dalam penelitian ini. Rumus Slovin dan teknik purposif sampling digunakan untuk penentuan jumlah sampel. Berdasarkan perhitungan dan kriteria inklusi didapatkan sebanyak 55 responden ibu balita. Instrument kuesioner digunakan dalam penelitian ini. Kuesioner telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas dengan nilai r hitung > r tabel yaitu 0,361. Sedangkan untuk reliabilitas menggunakan cronbach alfa dinyatakan seluruh variabel dalam penelitian ini adalah reliabel karna nilai (α) > 0,6. Uji statistik yang digunakan adalah chi square test. Hasil uji chi-square  variabel pendidikan ibu dengan kunjungan balita diperoleh nilai p-sig = 0,009 < α (0,05). Pada variabel pekerjaan ibu dengan kunjungan balita nilai x hitung 8.114 > nilai x tabel 3.841. Uji variabel pengetahuan dengan kunjungan balita menunjukkan p-sig = 0,045 < α (0,05). Variabel terakhir yaitu dukungan keluarga diperoleh nilai p-sig = 0,011 < α (0,05). Hasil ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu, pekerjaan ibu, pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan kunjungan balita ke posyandu balita.