Teori Health Belief Model digunakan sebagai Analisa Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Hipertensi

  • Riza Yulina Amry STIKES Surya Global Yogyakarta
  • Anna Nur Hikmawati STIKES Surya Global Yogyakarta
  • Bety Agustina Rahayu Stikes Surya Global Yogyakarta
Keywords: hipertensi, kepatuhan minum obat, teori health belief model

Abstract

Ketidakpatuhan penggunaan minum obat antihipertensi dapat mengakibatkan kegagalan terapi. Pada penderitahipertensi, tingkat kegagalan terapi akan berpotensi meningkat jika perilaku penderita hipertensi tidak sesuai dengan advis dari dokter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepatuhan penderita hipertensi dalam kepatuhan minum obat antihipertensinya dengan pendekatan teori Health Belief Model (HBM) di wilayah Posyandu Teratai Putih 1 Padukuhan Pungkuran Pleret Bantul. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan design cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, yaitu sebanyak 52 responden lansia. Instrument penelitian ini adalah kuesioner. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji statistic linear berganda untuk mengetahui pengaruh lima komponen HBM yaitu (1) persepsi kerentanan, (2) isyarat melakukan tindakan pengobatan, (3)persepsi keparahan (4) persepsi manfaat dan (5)persepsi hambatan terhadap kepatuhan pasien dalam minum obat dengan. Hasil penelitian menunjukkan dua dari lima komponen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan minum obat antihipertensi. Persepsi manfaat dan persepsi hambatan merupakan faktor yang berpengaruh secara signifikan dalam kepatuhan minum obat antihipertensi pada lanjut usia penderita hipertensi di Posyandu Teratai Putih 1 Padukuhan Pungkuran Pleret Bantul.