Model Intervensi Pengurangan Garam pada Penderita Hipertesi

  • Emmi Wahyuni Universitas Hasanuddin
  • Andi Masyitha Irwan Universitas Hasanuddin
  • Kusrini S. Kadar emmiwahyuni19@gmail.com
Keywords: hipertensi, intervensi pengurangan garam, model intervensi pengurangan garam

Abstract

Tingkat asupan garam yang melebihi rekomendasi untuk penderita hipertensi membutuhkan strategi intervensi yang tepat untuk membantu mereka dalam menjalankan diet rendah garam. Tujuan dari tinjauan pustaka ini adalah untuk mengidentifikasi jenis intervensi pengurangan garam dan efek yang dihasilkan bagi penderita hipertensi. Studi ini menggunkan metode literature review. Menggunakan daftar periksa PRISMA sebagai panduan menulis. Pencarian artikel dilakukan pada empat database yaitu: Pubmed, Ebsco, Proquest, dan Cochrane terbitan 2015 hingga 2020. Daftar periksa CASP digunakan untuk menganalisis setiap artikel. Diperoleh 9 artikel dengan jumlah sampel 2416 orang yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil yang diperoleh yaitu beberapa model intervensi pengurangan garam meliputi: pengganti garam, pelatihan pengurangan garam dan efficacy maintenance, roti rendah garam, label peringatan pada wadah garam di rumah, diet yang dibatasi natrium, pendidikan intensif terbatas natrium, dan intervensi perilaku yang menekankan pada rempah-rempah dan herbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi pengurangan garam dapat berpengaruh terhadap: penurunan ekskresi natrium 24 jam, penurunan tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, peningkatan kalium, efikasi diri, kebiasaan menambahkan garam, pengetahuan, perilaku, hemoglobin terglikasi, kadar AST, Kadar ALT, Serum cholesterol, serum HDL, and serum LDL.