Spiritual Well-Being Masyarakat di Daerah Rawan Bencana

  • Mad Zaini Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jember
Keywords: bencana, psikologi, spiritual well-being

Abstract

Bencana menimbulkan masalah psikologi bagi masyarakat yang terdampak secara fisik dan sosial. Masyarakat yang menjadi korban harus memiliki kesejahteraan spiritual (spiritual well-being) supaya bersikap adaptif. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana spiritual well-being masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana serta hubungan antara usia, riwayat trauma dengan spiritual well-being. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi cross sectional. Sebanyak 136 responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji pearson correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia dan riwayat trauma memiliki korelasi terhadap spiritual well-being masyarakat di daerah rawan bencana. Pelayanan kesehatan psikososial di daerah rawan bencana perlu dilakukan secara komprehensif, termasuk kebijakan anggaran dan program kesehatan untuk meningkatkan spiritual well-being masyarakat.