Spiritual dan Dukungan Sosial Berhubungan dengan Kecemasan Lansia yang Sudah Ditinggalkan Pasangan
Abstract
Lanjut Usia ditandai dengan beberapa penurunan dan perubahan, seperti terjadinya perubahan pada fisik, emosional, dan sosial. Kondisi ditinggalkan pasangan menjadi salah satu pemicu terjadinya gangguan psikologis berupa kesedihan yang berulang dan meningkatnya kecemasan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan spiritual dan dukungan sosial dengan kecemasan pada lansia yang sudah ditinggalkan pasangan. Jenis penelitian kolerasional dengan pendekatan cross sectional, sampel berjumlah 150 orang menggunakan proporsional random sampling. Tehnik pengambilan sampel menggunakan kuesioner, hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen dinyatakan valid dan reliabel karena memiliki nilai p-value <0,05 dan nilai reliabilitas >0,60. Analisis data bivariat menggunakan uji chi-square, dan analisis multyvariat menggunakan analisis regresi logistik ganda. Penelitian ini menunjukan nila uji chi square hubungan spiritual dengan kecemasan p value 0,019, hubungan dukungan emosional dengan kecemasan p value 0,023, hubungan dukungan instrumental dengan kecemasan p value 0,000, hubungan dukungan informasi dengan kecemasan p value 0,184, hubungan dukungan penghargaan dengan kecemasan p value 0,000. Hasil analisis multivariat menunjukan bahwa variabel yang paling berhubungan dengan kecemasan lansia adalah dukungan sosial penghargaan dengan nilai OR 6,6. Ada hubungan yang signifikan antara spiritual, dukungan emosional, dukungan instrumental, dan dukungan penghargaan dengan kecemasan lansia yang sudah ditinggalkan pasangan. Dan variabel yang paling berhubungan dengan kecemasan lansia adalah dukungan penghargaan.