Pelvic Floor Exercise Berpengaruh terhadap Inkontinensia Urin dan Kualitas Hidup Pasien Post Operasi TURP

  • Ami Ardianti Program Studi Magister Terapan Keperawatan, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Hotimah Masdan Salim Jurusan Biokimia dan Ilmu Biomolekuler, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Ima Nahdatien Program Studi Magister Terapan Keperawatan, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Keywords: inkontinensia urin, kualitas hidup, pelvic floor exercise

Abstract

Inkontinensia urin merupakan masalah utama bagi pasien post TURP. Keadaan ini menimbulkan berbagai permasalahan mulai dari masalah medis, sosial, ekonomi sampai penurunan kualitas hidup pasien. Penelitian ini untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi pasien post operasi Turp yang mengalami inkontinensia dan penurunan kualitas hidup dengan  solusi  pelvic floor exercise  di RSPAL Dr. Ramelan Surabaya. Desain penelitian ini Quasy-Experimental pendekatan pre pos test control group design. Sampel 32 pasien dibagi 2, kelompok intervensi dan kontrol, dengan teknik non probability sampling. variabel independen pelvic floor exercise, dependen inkontinensia urin dan kualitas hidup. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner ICIQ-UI-SF dan kuesioner WHOQOL-BREF. Analisis data menggunakan uji t-test dengan α = 0,05. Hasil uji paired t-tes kelompok intervensi nilai p=0.000 menunjukkan ada perbedaan inkontinensia urin dan kualitas hidup sebelum dan sesudah dilakukan pelvic floor exercise. Hasil uji Independent t-test kelompok intervensi dan kontrol didapatkan nilai p=0.000, artinya ada pengatuh pelvic floor exercise terhadap inkontinensia urin dan meningkatkan kualitas hidup pasien post TURP. Pelvic floor exercise dapat membangun masa otot pubbococegeus, memperlancar sirkulasi darah, dan memperbaiki otot bulbocavernosus dan otot iskhiakavernosus.