Kombinasi Diabetic Foot Exercise dan Murottal Berpengaruh terhadap Tingkat Stres Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2

  • Dina Camelia Program Studi Magister Terapan Keperawatan, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Ahmad Yusuf Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga
  • Nur Hidaayah Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Keywords: diabetes mellitus tipe 2, terapi kombinasi diabetic foot exercise dan murottal, tingkat stres

Abstract

Penderita Diabetes Mellitus mengalami stres karena penyakitnya sukar disembuhkan, harus mengubah gaya hidup dan harus mengkonsumsi obat anti diabet terus menerus. Oleh karena itu, diperlukan penatalaksanaan yang tepat untuk mengurangi stres. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi kombinasi Diabetic Foot Exercise dan murottal terhadap tingkat stres pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Geger Bangkalan. Jenis penelitian menggunakan Quasy Experimental dengan Pretest-Posttest Control Group Design, teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Total sampel dalam penelitian ini adalah 22 responden untuk kelompok kontrol dan 22 responden untuk kelompok intervensi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kombinasi diabetic foot exercise dan murottal, sedangkan variabel dependen adalah kadar gula darah dan tingkat stres. Instrumen menggunakan kuisioner Perceived stres scale sebanyak 10 pertanyaan dengan Cronbach’s Alpha sebesar 0. 603 (r Tabel = 0,514). Hasil analisis uji Mann – Whitney pada variabel tingkat stres dengan taraf signifikan ρ = 0,000 < α = 0,05, menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kombinasi Diabetic Foot Exercise dan murottal terhadap tingkat stres pada pasien Diabetes Mellitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Geger Bangkalan. Kesimpulannya bahwa kombinasi Diabetic Foot Exercise dan murottal yang diberikan pada penderita Diabetes Mellitus mempunyai manfaat dalam mengurangi stres.