Hubungan Spiritualitas dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Pre Operasi Bedah Umum

  • Andri Setyorini Prgram Studi Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta
  • Miya Wahidah Mutaqin Prgram Studi Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta
Keywords: kecemasan, pre operasi, spiritualitas

Abstract

Pembedahan merupakan suatu tindakan yang dapat mempengaruhi kondisi psikologis pasien yang berbeda-beda, salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan tersebut harus diperhatian dan diatasiĀ  agar tidak menghambat dilakukannya tindakan operasi akibat perubahan-perubahan fisiologis dari respon kecemasan. Spiritualitas pasien pre operasi berperan penting dalam menghadapi ketakutan dan kecemasan. Tujuan penelitian ini ini adalah untuk mengetahui hubungan antara spiritualitas dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi bedah umum. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 71 pasien pre operasi bedah umum. Instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner Daily Spiritual Experience Scale (DSES) dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) yang telah baku. Hasil uji vailiditas dan reliabilitas untuk kuesioer DSES dengan nilai alpha cronbach 0,95 dan kuesioner HARS dengan nilai alpha cronbach 0,83. Analisa data menggunakan uji korelasi kendall-tau dengan taraf signifikan 5%. Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas spiritualitas pasien pre operasi bedah umum dalam kategori spiritualitas tinggi sebesar 54 responden (76,1%) dan mayoritas tingkat kecemasan pasien pre operasi bedah umum dalam kategori cemas ringan sebesar 38 responden (53,5%). Terdapat hubungan yang signifikan antara spiritualitas dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi bedah umum dengan nilai signifikasi sebesar 0,000 (p < 0,05). Adanya hubungan spiritualitas dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi bedah umum.