Penerapan Intervensi Berbasis Evidence Based Practice untuk Mengatasi Efek Samping pada Pasien yang Menjalani Kemoterapi
Abstract
Kemoterapi dapat meningkatkan kualitas hidup pasien-pasien kanker namun juga dapat menimbulkan efek samping secara fisik maupun priskologis. Hampir semua pasien kanker yang menjalani kemoterapi menderita efek samping ini. Efek samping kemoterapi pada pasien kanker adalah hal yang umum dan dapat menjadi life threatening dan hal tersebut sering terjadi pada pasien di rumah. Efek samping ini sering tidak dapat diobservasi secara klinis pada penatalaksanaan kanker. Hal tersebut dapat memengaruhi kelanjutan dari pengobatan dan memberikan dampak yang negatif pada kualitas hidup pasien. Efek samping mual, muntah, diare dan neuropati sensorik merupakan efek samping yang paling banyak ditemui. Mempertahankan kualitas hidup menjadi hal yang penting saat perjalanan penyakit progresif. Tujuan penulisan literature review ini untuk mengetahui intervensi-intervensi yang dapat digunakan dalam proses pemberian asuhan keperawatan berdasarkan evidence based practice. Intervensi tersebut diharapakan dapat mengurangi efek samping yang ditimbulkan akibat kemoterapi. Penulis menggunakan metode literature review yang diambil dari database online seperti Scopus, ProQuest dan Sage Publication dengan menggunakan kata kunci intervensi pada pasien kemoterapi, intervensi untuk mengatasi mual dan muntah pada pasien kemoterapi, intervensi keperawatan untuk mengurangi mual dan muntah pada pasien kemoterapi. Pencarian menggunakan Database online diambil dari tahun 2013-2019 didapat 8 (delapan) artikel dan penulis menggunakan 2 (dua) artikel untuk dilakukan literature review. Terapi musik diakui sebagai pengobatan komplementer, berbasis bukti yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kanker. Penggunaan terapi musik yang teratur telah diketahui efektif untuk meningkatkan fungsi kardiovaskuler pada pasien kanker payudara. Intervensi ini membantu pasien untuk mengontrol perkembangan dan meringankan gejala penyakit jantung yang terjadi akibat perawatan kemoterapi. kombinasi terapi musik dan terapi pijat periorbital dapat mengurangi mual dan muntah pada pasien yang menjalani kemoterapi. Perawat dapat menggunakan intervensi berbasis EBP untuk memberikan tindakan mandiri keperawatan pada pasien.