Pengaruh Pendidikan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami terhadap Tingkat Kesiapsiagaan pada Kepala Keluarga

  • Niken Setyaningrum STIKES Surya Global
  • Sri Nur Hartiningsih STIKES Surya Global
  • Dian Nur Adkhana Sari STIKES Surya Global
Keywords: gempa bumi, kesiapsiagaan, kepala keluarga, pendidikan bencana, tsunami

Abstract

Indonesia merupakan negara yang terletak dikawasan cincin api pasifik secara geografis sehingga sangat beresiko terjadinya bencana. Pergerakan tiga lempeng besar menimbulkan kejadian bencana yang relatif terus meningkat dari tahun ke tahun. Kejadian bencana geologis khususnya gempa bumi dan tsunami berpotensi menimbulkan jumlah korban yang banyak dan kerugian ekonomi yang besar walaupun dalam satu kejadian. Kesiapan dan ketrampilan masyarakat khususnya keluarga adalah kunci utama keselamatan dalam menghadapi kedaruratan bencana. Salah satu upaya mitigasi adalah meningkatkan kesiapsiagaan kepala keluarga terkait dengan bencana gempa bumi dan tsunami dengan pendidikan bencana. Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan bencana gempa bumi dan tsunami terhadap tingkat kesiapsiagaan pada kepala keluarga di desa pleret. Penelitian ini menggunakan Pre experimental Design. Pengambilan sampel penelitian menggunakan total sampling. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 81 responden. Uji analisa data menggunakan uji wilcoxon signed test, Instrumen penelitian ini menggunkan kuesioner kesiapsiagaan dari LIPI-UNESCO/ISDR (2006). Menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kesiapsiagaan kepala keluarga yang signifikan antara nilai pre test dan post test dengan nilai signifikansinya 0,000. Hal tersebut menunjukan bahwa pendidikan bencana gempa bumi dan tsunami dapat meningkatkan tingkat kesiapsiagaan kepala keluarga di desa pleret.

References

A Herdwiyanti, F., & Sudaryono. (2013). Perbedaan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Ditinjau dari Tingkat Self-Efficacy pada Anak Usia Sekolah Dasar di Daerah Dampak Bencana Gunung Kelud. 2(01), 1–7. http://www.journal.unair.ac.id/download-fullpapers-jpks957e6ca3132full.pdf Diakses 14 Februari 2020
Ajmain, R. S. (2019). Hubungan Pengetahuan Terhadap Kesiapsiagaan Bencana pada Keluarga di Desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat. Jp2K, 2(2), 64–74.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2018). Panduan Kesiapsiagaan Bencana untuk Keluarga. https://siaga.bnpb.go.id/hkb/po-content/uploads/documents/Buku_Pedoman_Kesiapsiagaan_Keluarga_FA_A5.pdf diakses tanggal 12 September 2019
Becker, J. S., Paton, D., Johnston, D. M., & Ronan, K. R. (2012). A model of household preparedness for earthquakes: How individuals make meaning of earthquake information and how this influences preparedness. Natural Hazards, 64(1), 107–137. https://doi.org/10.1007/s11069-012-0238-x
LIPI-UNESCO/ISDR. (2006). Laporan Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat (UNESCO-LIPI) _ Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. http://lipi.go.id/berita/laporan-kajian-kesiapsiagaan-masyarakat-unesco-lipi/759 Diakses tanggal 15 Agustus 2019
Putra, A., Juwita, R., Risna, R., Alfiandi, R., Arnita, Y., Igbal, M., & Ervina, E. (2015). Peran Dan Kepemimpinan Perawat Dalam Manajemen Bencana Pada Fase Tanggap Darurat. Idea Nursing Journal, 6(1), 25–31.
Ranjbar, M., Soleimani, A. A., Saleh Sedghpour, B., Mohammadi Shahboulaghi, F., Paton, D., & Noroozi, M. (2018). The predictors of earthquake preparedness in Tehran households. Electronic Physician, 10(3), 6478–6486. https://doi.org/10.19082/6478
Setyaningrum, N., & Setyorini, A. (2012). Tingkat Kesiapsiagaan Kepala Keluarga Dalam Menghadapi Bencana Gempa bumi Di Kecamatan Pleret dan Piyungan Kabupaten Bantul. Foreign Affairs, 91(5), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Songlar, T., Pussadee La-or, N. P., Chomchoe, C., & Khunthason, S. (2019). Knowledge, attitude and practice (KAP) of earthquake preparedness amongst the elderly in risk areas: Chiang Rai, Thailand. Journal of Health Research, 33(1), 2–13. https://doi.org/10.1108/JHR-12-2018-0167
Susanto, N., & Putranto, T. T. (2016). Analisis Level Kesiapan Warga Menghadapi Potensi Bencana Longsor Kota Semarang. Teknik, 37(2), 54. https://doi.org/10.14710/teknik.v37i2.9815
Suwaryo, P. A. W., & Yuwono, podo. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan masyarakat dalam mitigasi bencana alam tanah longsor. 305–314. journal.ummgl.ac.id › index.php › urecol › article › download Diakses tanggal 1 oktober 2019
Tamburaka, E., & Husen, O. O. (2019). Upaya Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Dan Tsunami (Studi Kasus Di Kecamatan Kolono Timur Kabupten Konawe Selatan). E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 4(3), 1–21.
Utomo, H., & Buana.Faizal Cakra. (2007). Standar layanan kesiapan keluarga hadapi bencana. 1–76.
Widayatun, & Fatoni, Z. (2013). Peran Petugas Kesehatan dan Partisipasi Masyarakat Health Problems in A Disaster Situation : the Role of Health Personnels and Community Participation. 8(1). http://www.journal.unair.ac.id/download-fullpapers-jpks957e6ca3132full.pdf Diakses 14 Februari 2020
Yatnikasari, S., Pranoto, S. H., & Agustina, F. (2020). Pengaruh Pengetahuan dan Sikap Terhadap Kesiapsiagaan Kepala Keluarga dalam Menghadapi Bencana Banjir. Jurnal TEKNIK, 18(2), 135–149.
Published
2021-02-23
How to Cite
Setyaningrum, N., Hartiningsih, S., & Sari, D. (2021). Pengaruh Pendidikan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami terhadap Tingkat Kesiapsiagaan pada Kepala Keluarga. Jurnal Keperawatan, 13(1), 245-250. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/keperawatan.v13i1.1138

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>