Bantal Terapi Lavender Berpengaruh terhadap Kualitas Tidur Lansia

  • Arif Restu Riswanto Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Ika Subekti Wulandari Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Galih Setia Adi Universitas Kusuma Husada Surakarta
Keywords: bantal aroma terapi lavender, kualitas tidur, lansia

Abstract

Kualitas tidur menjadi masalah yang sering terjadi pada lansia, lansia adalah individu berusia diatas 60 tahun dimana memiliki tanda-tanda penurunan fungsi biologis, psikologis, sosial, dan ekonomi yang terus menerus secara alamiah. Adanya perubahan yang terjadi pada lansia dapat menyebab timbulnya masalah kesehatan salah satunya adalah gangguan kualitas tidur sehingga diperlukan upaya penanganan untuk mengatasi gangguan kualitas tidur. Penelitian ini menggunakan terapi non farmakologi yaitu dengan menggunakan bantal aromaterapi lavender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Bantal Aromaterapi Lavender terhadap Tingkat Kualitas Tidur pada lansia di Kragilan Rt 03/Rw 13 Kelurahan Banjarsari Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain quasi experiment pretest-postest nonequivalent one group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dengan besar sample 34 responden. Kualitas tidur responden diukur dengan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index dengan nilai validitas r hitung 0,410 – 0,831 dan reliabilitas alfa cronbach 0,83 . Analisa data yang digunakan untuk mengetahui efektifitas terapi menggunakan uji bivariat  wilcoxon. Hasil penelitian dengan menggunakan uji Wilcoxon menunjukan bahwa nilai  p value  = 0,000 yang nilai   α < 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti ada Pengaruh Bantal Aromaterapi Lavender Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia di Kragilan Rt 03/Rw 13 Kelurahan Banjarsari Kota Surakarta. Adanya pengaruh kuaitas tidur pada lansia di Kragilan Rt 03/Rw 13 Kelurahan Banjarsari Kota Surakarta secara signifikan setelah diberikan intervensi dengan menggunakan bantal aromaterapi lavender.

References

Andria. (2014). Aroma Terapi Cara Sehat dengan Wewangian Alami. Jakarta: Penerba Swadaya.
Bacan, R. (2014). Aromathrapy oils.Jurnal Cultural Studies Review. Sydney. Jurnal Endurance, 3(1), 121–130. http://dx.doi.org/10.5130/csr.v20i2.3615
Daswin. (2013). Pengaruh Kafein Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Dewi. (2018). Penerapan Aromaterapi Lavender Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Pada Ibu Postpartum di PMB Sari Nawa Wijayaningsih Buluspesantren. Stikes Muhammadiyah Gombong.
Dinkes jateng. (2017). Hubungan Kualitas Tidur dengan Kualitas Hidup pada Lansia di Kelurahan Karangasem Kecamatan Laweyan Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Dinkes jateng. (2018). Pengaruh Relaksasi Progresif terhadap Kualitas Tidur pada Lansia Penderita Hipertensi di Desa Jambakan Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten. Motorik Jurnal Ilmu Kesehatan, 13(27).
Erfrandau. (2017). Pengaruh Terapi Tawa terhadap Kualitas Tidur pada Lansia di Unit Pelayanan Teknis Panti Sosial Lanjut Usia (UPT PSLU) Kabupaten Jember (The Effect of Laughter Therapy on Sleep Quality of Elderly in Long-Term Care Jember). Pustaka Kesehatan, 5(2), 276–283.
Gihyun. (2017). Pengaruh Pemberian Aroma Terapi Lavender Terhadap Insomnia Pada Lansia Di Desa Koto Tuo Wilayah Kerja Puskesmas 2 XIII Koto kampar. Jurnal Ners, 4(2), 116–121.
Hidayat. (2012). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Jakarta: Salemba Medika.
Kemenkes RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar . Jakarta: Kemenkes RI Diaksespada tanggal 24 januari 2019 dari http://.depkes.go.id/bitstream/handle/123456789/2525/Naskah%20Publikasi.pdf. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kurnia. (2013). Aromaterapi Bunga Lavender Memperbaiki Kualitas Tidur pada Lansia. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 25(2), 83–86.
Laili. (2017). Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia di Posyandu Lansia Wulan Erma Menanggal Surabaya: Physical Activity With Sleep Quality In Elderly Posyandu Wulan Erma Menanggal Surabaya. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 4(1), 7–14. https://doi.org/10.33023/jikep.v4i1.129
Lanywati. (2013). Insomnia, Gangguan Sulit Tidur. Kanisius.
Leonard & Sari. (2017). Pengaruh Aroma Terapi Lavender Terhadap Kualitas Tidur Lansia Di Wisma Cinta Kasih. Jurnal Endurance, 3(1), 121–130. DOI: http://doi.org/10.22216/jen.v3i1.2433
Sari. (2018). Pengaruh Aroma Terapi Lavender Terhadap Kualitas Tidur Lansia Di Wisma Cinta Kasih. Jurnal Endurance, 3(1), 121–130. DOI:http://doi.org/10.22216/jen.v3i1.2433
Septhani. (2014). Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Insomnia Di Panti Tresna Werdha Ilomata. Gorontalo. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Sharma. (2011). Pengaruh aromaterapi lavender terhadap intensitas nyeri pada pasien pasca operasi di Rumah Sakit Dustira Cimahi. Jurnal Keperawatan Soedirman, 8(2). DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.jks.2013.8.2.478
Siregar. (2011). Mengenal sebab-sebab, akibat-akibat, dan cara terapi insomnia. Flashbooks.
Soemardini. (2013). Soemardini; dan Suharsono, Toni.(2013). Pengaruh Aromaterapi Bunga Lavender Terhadap Kualitas Tidur Lansia Di Panti Werdha Pangesti Lawang.
Sunaryo dkk. (2016). Asuhan keperawatan gerontik. Penerbit Andi.
Syarif. (2017). Pengaruh Terapi dengan Air Hangat terhadap Kualitas Tidur Lansia di Dusun Cambahan Gamping Kab. Sleman Yogyakarta.
WHO. (2014). Global Health and Aging. E-Jurnal Medika Udayana.
Wijayanti. (2014). Aroma Terapi Lavender (Lavendula agustifolia). Tangerang : Karisma.
Published
2021-01-09
How to Cite
Riswanto, A., Wulandari, I., & Adi, G. (2021). Bantal Terapi Lavender Berpengaruh terhadap Kualitas Tidur Lansia. Jurnal Keperawatan, 13(1), 29-38. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/keperawatan.v13i1.1132