Perilaku Cerdik Penderita Hipertensi Dimasa Pandemi Covid 19

  • Yulia Susanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Anita Anita Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Dona Yanuar Agus Santoso Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Keywords: covid 19, hipertensi, perilaku CERDIK

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) umumnya bersifat kronis sehingga dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh penderitanya secara bertahap dan sangat rentan terhadap infeksi termasuk yang disebabkan oleh infeksi virus COVID 19. Penyandang PTM merupakan kelompok rentan dan comorbid COVID 19. Hipertensi merupakan penyakit yang berkaitan erat dengan perilaku dan gaya/pola hidup, sehingga penanganannya dengan merubah perilaku hidup sehat. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran perilaku CERDIK penderita hipertensi dimasa pandemi COVID 19. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif survei non hipotesis.Populasi penelitian ini adalah penderita hipertensi yang tinggal di Kelurahan Balok Kecamatan Kota Kendal dengan jumlah sampel 77 orang dengan teknik accidental sampling. Alat penelitian ini menggunakan tensi digital, dan kuesioner Perilaku CERDIK berisi 8 pertanyaan yang telah dilakukan uji validitas (0,635-0,784) dan reliabilitas (0,817). Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar berusia rata-rata 46 tahun, berjenis kelamin perempuan sebanyak 60 responden, berpendidikan SD sebanyak 34 responden, pekerjaan tidak bekerja sebanyak 34 responden. Klasifikasi hipertensi tahap 1 sebanyak 57 responden. Perilaku CERDIK meliputi: Cek kesehatan rutin mayoritas baik sebanyak 56 responden, Enyahkan asap rokok baik sebanyak 56 responden, Aktivitis fisik baik sebanyak 41 responden, Diet sehat baik sebanyak 54 responden, Istirahat baik sebanyak 40 responden, Pengelolaan stress baik sebanyak 41 responden.

References

Alberta, L. T., Jujuk, P., & Masamah., A. . (2014). Peningkatan Perilaku Diet Rendah Garam Berbasis Theory Of Planned Behavior (Tpb) Pada Lansia Penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan, Vol. 9 No. 2
Alfeus, M. (2018).Terapi Perilaku Kognitif Pada Pasien Hipertensi. Malang: Wineka Media
Ambardini, R. L. (2009). Aktivitas Fisik Pada Lanjut Usia. http://staffnew. Uny.ac.id/upload/132256204/penelitian/aktivitas fisik lansia.pdf. (diaksese tanggal 6 agustus 2020).
American Heart Association, (2012). Heart Disease and Stroke Statistics. AHA. Statistical Update.
Anggraini, Ade Dian dkk, 2009, Faktor-faktor yang Berhubungan dengan kejadian Hipertensi pada pasien yang Berobat di poliklinik dewasa Puskesmas bangkinang Periode januari sampai juni 2008. Fakultas Kedokteran Universitas Riau, Hal : BAB I, BAB II, http://yayanakhyar.files. wordpress.com, diakses 13 Maret 2010.
Bisnu (2017). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Derajat Hipertensi Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Ranomuut Kota Manado. e-Journal Keperawatan (e-KP) Volume 5 Nomor 1, Februari 2017
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2014). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Semarang.
Dinkes Provinsi Jawa Tengah. (2017). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.http: // www.google.com
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. (2020). Pedoman Penanganan Cepat Medis dan Kesehatan Masyarakat COVID-19 di Indonesia hipertensi. Jakarta : Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Maret 2020. www.covid19.go.id.
Haswan, A. (2017). Gambaran Penderita Hipertensi Dan Tingkat Pengawasan Minum Obat di Wilayah Kerja Puskesamas Kintamani I, Intisari Sains Medis, 8 (2), Hal. 131. Doi.: 10.1556/ ism.v8i2. 127.
Indriyawati (2018). Skrinning dan Pendampingan Pencegahan Penyakit Tidak Menular di Masyarakat. Jurnal Link. 14 (1), 2018, 30-54
Janah dan Martini, (2017). Hubungan Antara Paparan Asap Rokok Dengan Kejadian Prehipertensi Relationship Between Secondhand Smoke And Prehypertension. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, Volume 3, No. 1, Oktober 2017: 1 ‐ 13
KEMENKES RI.(2013). Pemberantasan Penyakit Menular Dan Penyehatan Lingkungan. Jakarta
KEMENKES. (2018). Pencegahan Dan Pengendalian Hipertensi.http// www.google.com/ urlsa. t&source. web&rct. j&url
KEMENKES RI, (2018).Pedoman Teknis Penemuan dan Tata Laksana Penyakit Hipertensi. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI
KEMENKES RI, (2020).Penanganan Orang Dengan Faktor Risiko Dan Penyandang Penyakit Tidak Menular (PTM) Selama Pandemi Covid 19. Surat Edaran Nomor: HK.01.07/I/3402/2020. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI
Khalid, M. (2012).Kepatuhan Lansia Penderita Hipertensi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Larasati, D. (2014). Hubungan Antara Stress Dan Kejadian Hipertensi Pada Perawat Di Rs PKU Muhammadiyah Surakarta. Skripsi Tesis, Universitas Muhammadiyah Surakata.
Maryam, R., S. (2008). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta: Salemba Medika
Moeloek, N. D. (2019). 7 langkah wujudkan gerakan masyarakat hidup sehat. Depetik Oktober 24, 2019, dari Liputan 6. Com: https://www.Liputan6. Com/health/read/4067690/7-langakah-wujudkan-gerakan-masyarakat-hidup-sehat
Marliani dan Tantan,(2017). 100 question & answer hipertensi. Jakarta : PT Elex Media Komputindi Gramedia
Narayana, I. P. A. (2015).Gambaran Kebiasaan Merokok Dan Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Dewasa Diwilayah Kerja Puskesmas.E-jurnal. Medika Undayana
Paruntu, O. L. (2015). Hubungan Aktivitas Fisik Status Gizi Dan Hipertensi Pada Pegawai Diwilayah Kecamatan Tomohon Utara. Gizido 7(1)
Pontoh, L. W. (2016). Hubungan Antara Obesitas, Konsumsi Natrium Dan Stress Dengan Kejadian Hipertensi Pada Orang Dewasa Di Puskesmas Tompaso Kabupaten Minahasa. Paradigma, 4 (2)
Putri. (2017). Faktor Risiko Kejadian Komplikasi Pada Pasien Prolanis Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar. Skripsi Universitas Hasanuddin.
Rahman, S., Thombre, D., P. (2016). Faktor- Faktor Yang Mendasari Stress Pada Lansia. Yogyakarta: Jurnal Pendidikan Indonesia
Retnaningsih, D., Menik, K., & Bayu, T., S. (2017). Perilaku Merokok Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia. Semarang: STIKES Widya Husada
Rifiana, A. J., & Suharyanto, T. (2020). Hubungan Diabetes Mellitus dan Hipertensi dengan Kejadian Corona Virus Deases-19 (Covid-19 Di Wisma Atlit Jakarta Tahun 2020. Jakarta: Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nasional.
Riskesdas.(2013). Pedoman Pewawancara Petugas Pengumpul Data.Jakarta : Badan Litbankes
Riskesdas.(2017). Pedoman Pewawancara Petugas Pengumpul Data.Jakarta : Badan Litbankes
Riskesdas.(2018). Riset Kesehatan Dasar 2018.Jakarta : Badan Litbankes
Santia.(2015). Pencegahan dan penanggulangan Hipertensi. Jakarta: EGC
Sarasaty. (2011). Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Hipertensi Pada Kelompok Lanjut Usia. http://perpus.fkik.uinjkt.ac.id/filedigital
Saraswati dan Novianti (2019). Bina Masyarakat Dalam Pengendalian Hipertensi. Jurnal Pengabdian Siliwangi. Volume 5, Nomor 1, Tahun 2019.
Sattiyani, Y. F. (2011). Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Kejadian Hipertensi Di Klinik MH Thamrin Kalideres. Fakultas Ilmu- Ilmu Kesehatan: Universitas Esa Unggul Jakarta
Seke, P. A., Hendro, J., B., & Jill, L. (2016). Hubungan Kejadian Stres Dengan Penyakita Hipertensi Pada Lansia Di Balai Penyatunan Lanjut Usia Senja Cerah Kecamatan Mapanget Kota Manado.Ejournal Keperawatan, vol 4 no. 2
Setiyorini, Y., Diyah, C., A., K. (2014). Hubungan Kualitas Tidur Dengan Tekana Darah Pada Lansia Hipertensi Di Gamping Sleman Yogyakarta. STIKES
Shanty, Meita.(2011). Shilent Killer Desases.Yogyakarta: Javalitera
Sigalingging.(2011). Karakteristik Penderita Hipertensi Dirumah Sakit Umum Herna Medan. Medan: Hal. 1- 6 Universitas Darma Agung
Simamora, J. P. (2012). Pengaruh Karakteristik Dan Gaya Hidup Kelompok Dewasa Madya Terhadap Kejadian Hipertensi Diwilayah Kerja Puskesmas Matiti Kabupaten Humbang Hasundutan, Tesis Universitas Sumatera Utara., (Online), http://repository. Usu. C.id/ handle/ 123456789/ 35690
South, P., Jeanette, E. (2014). Hubungan Gaya Hidup Dengan Kejadian Hipertensi. Jakarta: Unsrat ejournal
Sudartinah.(2012). Hubungan Pola Makan, Gaya Hidup Dan Status Gizi Pada Pralansia Dan Lansia Dengan Hipertensi Di Kelurahan Kejiwaan Kec.Wonosobo Tahun 2012, Skripsi Paska Sarjana, Universitas Indonesia Depok.
Suparti Sri, dkk. (2018). Screening Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Puskesmas Banyumas. Journal for Health Sciences Vol. 2, NO 2.
Susanti, Y., Setiawan, A., & Wiarsih, W. (2018). Efektifitas Intervensi Keperawatan: Senam dan Relaksasi Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Ilmiah Permas STIKES Kendal, Volume 6 Nomor. 2.
Tarwoto.(2010). Kebutuhan Dasar Manusia Dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika
Thasim, S. (2013).“ Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Perubahan Pengetahuan Dan Asupan Zat Gizi Pada Anak Gizi Lebih Di Sdn Sudirman 1 Makassar. Studi Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makasar
Trisnowati (2018). Pemberdayaan Masyarakat untuk Pencegahan Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (Studi pada Pedesaan di Yogyakarta). JURNAL MKMI, Vol. 14 No. 1, Maret 2018
WHO.(2013). A global brief on hypertention. Global Publik Healthcrisis
WHO.(2013). Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Rineka Cipta
Widiyani.(2013). Penderita hipertensi terus meningkat.http: //healt. Kompas.com/ read.
Published
2021-01-16
How to Cite
Susanti, Y., Anita, A., & Santoso, D. (2021). Perilaku Cerdik Penderita Hipertensi Dimasa Pandemi Covid 19. Jurnal Keperawatan, 13(1), 61-76. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/keperawatan.v13i1.1116