Hasil Belajar Keterampilan Klinik dengan Tingkat Kecemasan Objective Structures Clinical Examination

  • Kholifah Hasnah Akademi Keperawatan Insan Husada Surakarta
  • Aris Setyawan STIKES Surya Global
  • Siti Ngafinah STIKES Surya Global
  • Gatot Suparmanto Universitas Kusuma Husada
Keywords: hasil belajar, kecemasan, keterampilan klinik, OSCE

Abstract

Objective Structured Clinical Examination (OSCE) merupakan suatu metode pembelajaran untuk menguji kompetensi klinik secara objektif dan terstruktur dalam bentuk putaran station dengan waktu yang telah ditentukan. Namun, dalam hal lain OSCE dapat meningkatkan kecemasan mahasiswa saat menghadapi ujian. Tujuan penelitian ini untu mengetahui hubungan hasil belajar keterampilan klinik mahasiswa dengan tingkat kecemasan mahasiswa menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) di STIKes Surya Global Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan rancangan cross-sectional. Sampel diambil dengan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 126 responden. Data dianalisis dengan uji statistik Kendall-Tau. Instrument menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami kecemasan dalam kategori sedang yakni sebanyak 66 responden (52,4%) dan dialami oleh perempuan sebesar 53,5%. Hasil belajar keterampilan klinik mahasiswa sebagian besar tidak kompeten sejumlah 112 responden (88,9%). Responden dengan tingkat kecemasan sedang akan memiliki kecenderungan untuk tidak kompeten yakni sejumlah 56 orang (84,8%). Uji korelasi didapatkan hasil koefisien sebesar 0,180 dengan nilai sig yaitu 0,012. Nilai p < 0,05. Terdapat hubungan signifikan antara hasil belajar keterampilan  klinik mahasiswa keperawatan dengan tingkat kecemasan mahasiswa menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE).