Norma Subjektif dan Karakteristik Keluarga dalam Perilaku Merokok Remaja

  • Gani Apriningtyas Budiyati STIKES Surya Global
  • Erni Samutri Universitas Alma Ata
Keywords: keluarga, merokok, norma subjektif, remaja

Abstract

Dewasa ini terjadi peningkatan angka perokok pada remaja. Faktor yang mempengaruhi perilaku tersebut dapat bersumber dari internal seperti stres maupun eksternal seperti dukungan sosial, pengaruh teman, orangtua serta persepsi remaja yang ditimbulkan karena pengaruh lingkungannya atau dikenal dengan norma subjektif. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif cross sectional yang dilakukan pada 43 remaja yang merupakan populasi dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan google form. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran norma subjektif remaja terhadap perilaku merokok, karakteristik keluarga dan perilaku merokok remaja. Analisis univariabel digunakan untuk mendeskripsikan norma subjektif, status keluarga yang merokok, perilaku merokok pada remaja. Hasil penelitian menunjukkan 53,5% norma subjektif remaja tidak mendukung terhadap rokok, 72,09% remaja memiliki keluarga yang merokok, pada anggota keluarga yang merokok sebanyak 60,5% nya adalah bapak dan 67% remaja tidak merokok. Kesimpulan penelitian ini adalah hampir separuh remaja memiliki norma subjektif tidak mendukung terhadap perilaku merokok namun mayoritas remaja memiliki keluarga yang merokok dan mayoritas adalah bapak, serta mayoritas remaja tidak merokok.

References

Andrews, J. A., Hampsond, S., & Barckley, M. (2008). The effect of subjective normative social images of smokers on children’s intentions to smoke. Nicotine & Tobacco Research, 10(4), 589–597. doi: 10.1080/14622200801975819
Budiyati, G. A. (2019). Faktor demografis yang berhubungan dengan perilaku merokok pada remaja. Health Sciences and Pharmacy Journal, 3(2), 42–46. https://doi.org/10.32504/hspj.v3i2.134
Budiyati, G. A., Sumarni, S., & Akhmadi, A. (2013). Hubungan antara Stres Psikososial dengan Perilaku Merokok pada Remaja. Universitas’ Aisyiah Yogyakarta. Available at: http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/2298
Gadalla, Y. M., Adil, A., Mustafa, B. M., & Abdo, H. (2012). Prevalence of smoking among school adolescents in Khartoum State. Sudanese Journal of Paediatrics, 12(2), 44. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4949898/pdf/sjp-12-44.pdf
Hasanah, S., & Budiyati, G. A. (2020). DUKUNGAN SOSIAL DAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA DI SMK MUHAMMADIYAH BANGUNJIWO KASIHAN BANTUL YOGYAKARTA. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(1). Available at: http://ejournal.rajekwesi.ac.id/index.php/Kesehatan/article/view/215
Hasbullah, N. A., Osman, A., Abdullah, S., Salahuddin, S. N., Ramlee, N. F., & Soha, H. M. (2016). The relationship of attitude, subjective norm and website usability on consumer intention to purchase online: An evidence of Malaysian youth. Procedia Economics and Finance, 35, 493–502. https://doi.org/10.1016/S2212-5671(16)00061-7
Hu, T., Gall, S. L., Widome, R., Bazzano, L. A., Burns, T. L., Daniels, S. R., Dwyer, T., Ikonen, J., Juonala, M., & Kähönen, M. (2020). Childhood/adolescent smoking and adult smoking and cessation: The International Childhood Cardiovascular Cohort (i3C) Consortium. Journal of the American Heart Association, 9(7), e014381. https://doi.org/10.1161/JAHA.119.014381
Knabe, A. (2012). Applying Ajzen’s theory of planned behavior to a study of online course adoption in public relations education. Marquette University. Available from: https://epublications.marquette.edu/dissertations_mu/186/
Lestari, D. (2012). Gambaran Faktor Faktor yang Menyebabkan Remaja Putri Untuk Merokok. JPPP-Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 1(1), 46–54. DOI: https://doi.org/10.21009/JPPP.011.07
Maichum, K., Parichatnon, S., & Peng, K.-C. (2016). Application of the extended theory of planned behavior model to investigate purchase intention of green products among Thai consumers. Sustainability, 8(10), 1077. Available at: https://doi.org/doi:10.3390/su8101077
Pirzadeh, A., Hazavei, M. M., Entezari, M. H., & Hasanzadeh, A. (2014). The effect of educational intervention on girl’s behavior regarding nutrition: Applying the beliefs, attitudes, subjective norms, and enabling factors. Journal of Education and Health Promotion, 3. Available at: https://doi.org/10.4103/2277-9531.139244
Pooreh, S., & Nodeh, Z. H. (2015). Impact of education based on theory of planned behavior: an investigation into hypertension-preventive self-care behaviors in Iranian girl adolescent. Iranian Journal of Public Health, 44(6), 839. Available at: http://ijph.tums.ac.ir
Sommer, L. (2011). The theory of planned behaviour and the impact of past behaviour. International Business & Economics Research Journal (IBER), 10(1). DOI: 10.19030/iber.v10i1.930
Tapera, R., Mbongwe, B., Mhaka-Mutepfa, M., Lord, A., Phaladze, N. A., & Zetola, N. M. (2020). The theory of planned behavior as a behavior change model for tobacco control strategies among adolescents in Botswana. PloS One, 15(6), e0233462. doi: 10.1371/journal.pone.0233462
Tristanti, I. (2016). Remaja dan perilaku Merokok. The 3rd Universty Research Colloquium. Available at: https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/6772/35.%20Ika%20Tristanti.pdf?sequence=1&isAllowed=y
Utami, C. W. (2017). Attitude, subjective norm, perceived behaviour, entrepreneurship education and self efficacy toward entrepreneurial intention university student in Indonesia. European Research Studies Journal, Volume XX(Issue 2A), 475–495. Available at: https://www.researchgate.net/publication/317214147_Attitude_Subjective_Norms_Perceived_behavior_Entrepreneurship_education_and_Self-efficacy_toward_entrepreneurial_intention_University_student_in_Indonesia
Published
2021-02-12
How to Cite
Budiyati, G., & Samutri, E. (2021). Norma Subjektif dan Karakteristik Keluarga dalam Perilaku Merokok Remaja. Jurnal Keperawatan, 13(1), 197-202. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/keperawatan.v13i1.1109

Most read articles by the same author(s)