Praktek Pemberian Makanan Pendamping ASI Dini pada Bayi Ditinjau dari Pengetahuan Ibu
Abstract
Praktek pemberian makanan yang tepat merupakan hal penting yang mendasar bagi tumbuh kembang bayi. Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dini dapat menyebabkan permasalahan dalam status gizi dan dapat meningkatkan risiko kematian bayi. Salah satu faktor yang mempengaruhi praktek pemberian MP-ASI adalah pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang praktek pemberian MP-ASI dengan praktek pemberian MP-ASI dini pada bayi di Desa Timbulharjo Sewon Bantul Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 0- 6 bulan berjumlah 86 orang dengan teknik Simple Random Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan ibu tentang praktek pemberian MP-ASI. Analisis uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang praktek pemberian MP-ASI dalam kategori baik, yakni sejumlah 69 orang (80,2%), sedangkan untuk praktek pemberian MP-ASI sebagian besar dilakukan pada bayi yang berumur kurang dari 6 bulan. Dengan pengetahuan ibu yang baik, maka ibu akan lebih cenderung memberikan MP-ASI pada bayi berumur lebih dari 6 bulan. Hasil analisis bivariat diperoleh p-value=0,000 yang berarti ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan praktek pemberian MPASI dini pada bayi usia kurang dari enam bulan.