Evaluasi Diet Pasien Diabetes Mellitus
Abstract
Diabetes mellitus merupakan gangguan kronis yang mempengaruhi ketidaknormalan produksi insulin. Dukungan keluarga, pengetahuan dan kepatuhan penatalaksanaan minum obat penting untuk mempertahankan kondisi pasien sebagai upaya mencegah terjadinya komplikasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kegagalan diet pada pasien diabetes mellitus yaitu dukungan keluarga, pengetahuan, dan kepatuhan dalam mengkonsumsi obat. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dari total populasi 70 orang didapatkan sampel penelitian sebanyak 53 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil uji reliabilitas menggunakan Pearson Product Moment menunjukkan reliabel dimana hasil r hitung ≥ r tabel . Hasil uji validitas menggunakan Alpha Cronbach menunjukan valid r hitung ≥ r tabel. Uji bivariat menggunakan koefisien kontingensi (p<0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan dari 53 pasien, 71,7% memiliki pengetahuan cukup, 43,4% dukungan keluarga cukup dan 62,3% kepatuhan mengkonsumsi obat dalam kategori cukup. Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat pengaruh antara pengetahuan dengan kegagalan diet (p=0,003), dengan 41,5% tidak gagal dalam menjalankan diet. Terdapat pengaruh dukungan dari keluarga dengan kegagalan diet (p=0,040), tetapi hanya dengan 22,6% tidak gagal dalam menjalankan diet dan terdapat pengaruh antara kepatuhan mengkonsumsi obat dengan kegagalan diet (p=0,000), dengan 37,7% tidak gagal dalam menjalankan diet. Ada pengaruh antara pengetahuan, dukungan dari keluarga dan kepatuhan mengkonsumsi obat dengan kegagalan diet pada pasien dengan diabetes mellitus.