Terapi Relaksasi Nafas dalam Berpengaruh terhadap Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi

  • Sri Nur Hartiningsih STIKES Surya Global
  • Eka Oktavianto STIKES Surya Global
  • Anna Nur Hikmawati STIKES Surya Global
Keywords: hipertensi, lansia, relaksasi nafas dalam

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang umum dialami lansia, Resiko hipertensi semakin meningkat karena bertambahnya usia. Pada lansia terjadi perubahan fisologis sistem peredaran darah terutama pada pembuluh darah. Penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan dengan farmakologis dan non farmakologis. Relaksasi nafas dalam dapat dilakukan sebagai terapi nonfarmakologis pada hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi nafas dalam terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Pre Eksperimen design one group pretes-posttes. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia yang aktif di Posyandu Lansia Pisang Mas Pandak yang berjumlah 53 responden. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang berjumlah 27 responden. Uji statistik menggunakan paired sampel  t-tes. Teknik pengumpulan data, responden diukur tekanan darah (pretes) kemudian dilakukan teknik relaksasi nafas dalam, yang dilakukan selama 4 hari berturut-turut, kemudian diukur tekanan darah (postes). Penelian ini menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah responden setelah diberikan terapi relaksasi nafas dalam rata-rata sistol 8,81 mmHg dan tekanan darah rata rata diastole 5,44 mmHg . Analisis statistik dengan menggunakan paired sampel t-tes dengan hasil menunjukkan  nilai sistol  p value  0,000 <0,05, dan nilai diastole 0,000 <0,05 Hal ini menunjukkan teknik relaksasi  nafas dalam dapat menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Ada pengaruh relaksasi nafas dalam terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi.

References

Black, J. M. and Hawks, J. H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen klinis untuk Hasil yang Diharapkan. Elsevier.
Brunner & Suddarath. (2014). Keperawatan Medikal Bedah. 12th edn. ECG.
Gupta, S. . (2014). Effect of Progressive Muscle Relaxation Combined with Deep Breathing Technique Immediately after Aerobic. 8(1), 5958. https://doi.org/DOI Number: 10.5958/j.0973-5674.8.1.043
Hartanti, R., Wardana, D., & Fajar, R. (2016). Terapi Relaksasi Napas Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pasien Hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(1). https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/57938544/97268-ID-terapi-relaksasi-napas-dalam-menurunkan.pdf?1544112904=&response-content-disposition=inline%
Hoesny, R., Alim, Z., & Darmawati, D. (2020). The Effect of Deep Breathing Therapy on the Blood Pressure of Hypertension Patients in Health Centre. Journal of Health Science and Prevention, 3(3S), 127–130. https://doi.org/10.29080/jhsp.v3i3s.285
Irfan, & Nekada, C. (2018). Pengaruh Terapi Napas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Abiyoso. Keperawatan Respati Yogyakarta, 5(2), 354–359. http://nursingjurnal.respati.ac.id/index.php/JKRY/index
Ismarina, D., Herliawati, H., & Muharyani, P. (2015). Perbandingan Perubahan Tekanan Darah Lansia Penderita Hipertensi Setelah Dilakukan Terapi Musik Klasik dan Relaksasi Autogenik di Wilayah Kerja Puskesmas Pembina Palembang. Jurnal Keperawatan Sriwijaya Jurnal Keperawatan Sriwijaya, Volume 2 - Nomor 2, Juli 2015, ISSN No 2355 5459, 2(2), 124–129. https://core.ac.uk/download/pdf/267824094.pdf
Kemenkes RI. (2019). Hipertensi Si Pembunuh Senyap. Kementrian Kesehatan RI, 1–5. https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin-hipertensi-si-pembunuh-senyap.pdf
Koizer. (2009). Buku Ajar Praktik Keperawatan Klinis (5th.edn). ECG.Jakarta
Muttaqin. (2009). Pengantar Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular,. Salemba Medika. Jakarta
Ratnawati, E. (2017). Asuhan Keperawatan Gerontik. Pustaka Baru Press Jakarta
Published
2021-01-26
How to Cite
Hartiningsih, S., Oktavianto, E., & Hikmawati, A. (2021). Terapi Relaksasi Nafas dalam Berpengaruh terhadap Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan, 13(1), 123-128. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/keperawatan.v13i1.1087

Most read articles by the same author(s)