Pelaksanaan Fungsi Perawatan Kesehatan Keluarga dengan Pencapaian Perkembangan Balita

  • Norman Alfiat Talibo STIKES Muhammadiyah Manado
  • Silvia Dewi Mayasari Riu STIKES Muhammadiyah Manado
Keywords: fungsi kesehatan keluarga, perkembangan balita

Abstract

Perkembangan Balita merupakan bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang memiliki hubungan intim antara anggota keluarga, terorganisir oleh kepala keluarga yang saling berhubungan dan bergantung satu dengan yang lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan fungsi perawatan keluarga dengan pencapaian perkembangan balita. Penelitian ini menggunakan Desain penelitian Deskriptif Analitik yang bersifat Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 587 keluarga balita, pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 58 responden. instrumen penelitian menggunakan Kuesioner PKK (Perawatan Kesehatan Keluarga) dan kuesioner KPSP (Kuesioner Pra Skrinning Perkembangan). Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil Analisi di peroleh ada hubungan antara perawatan kesehatan keluarga dengan Pencapaian perkembangan balita p-value <0,002, dimana nilai p kurang dari nilai α=0,05 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara variabel independen dan variabel dependen. Kesimpulan. Dalam penelitian ini terdapat hubungan pelaksanaan fungsi perawatan kesehatan keluarga dengan pencapaian perkembangan balita.

References

Aticeh, Maryanah dan Sri Sukanti (2015). Pengetahuan Kader Meningkatkan Motivasi Dalam Melakukan Deteksi Dini Tumbuh kembang Balita. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan. Vol. 2.
Alimul, A. (2017). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisa Data; Jakarta” Salemba Medika.
Arikunto, S (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek Edisi Revisi 2010. Jakarta: Rineka Cipta.
Departemen kesehatan RI. (2014). Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Balita, Sosialisasi Buku anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar. Jakarta: Depkes RI
Drs. Ahmad Susanto Mpd. (2014). Perkembangan anak usia dini : pengantar dalam berbagai aspek. Jakarta : Kencana
IDAI. (2016). Deteksi dan Stimulasi Dini Tumbuh Kembang dalam 1000 Hari Pertama ( Bahan Pelatihan SDIDTK). Jakarta: IDAI
Indriati, R. Kresti, Y. (2016). Hubungan Status Gizi dengan Perkembangan Anak Usia 1-5 Tahun di Posyandu Desa Srinoboyo Kabupaten Wonogiri. Kolasa,4(1).https://doi.org/10.37831/jik.v4i1.83
Jurana (2017). Perkembangan Motoric Kasar dan Halus Pada Anak Usia 1-3 Tahun (toddler) di Kelurahan Mamboro Barat Wilayah Kerja Puskesmas Mamboro. Mediks Tadulako, Jurnal Ilmiah Kedokteran, Vol. 4 No. 3; 2017
Kementerian Kesehatan RI. (2017) . Situasi Balita Pendek ( Stunting) di Indonesia 2018. Jakarta.
Kemenkes, Republik Indonesia. (2015). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/MENKES/52/2015.
Kemenkes RI. (2015). Pentingnya Pemantauan Kesehatan pada Masa Periode Emas Balita. Jakarta: Kemenkes RI.
Lestari, S., & Livana, P. H. (2019). Kemampuan Orangtua dalam Melakukan Stimulasi Perkembangan Psikososial Anak Usia Prasekolah. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 2(3), 123-129.
Notoatmojo S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Ningrum, W.E. Tin, U. (2016). Hubungan Antara Status Gizi Stunting dan Perkembangan Balita 12- 59 Bulan
Nursalam. (2013). Metologi Penelitian Ilmu Keperawatan.Jakarta : Salemba Medika.
Kementerian Kesehatan RI. (2016) . Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. Jakarta.
Padila. (2012). Buku Ajar Keperawatan Keluarga. Nuha Mendika, Yogyakarta.
Panduan Penulisan Skripsi. (2020). Stikes Muhammadiyah Manado Prodi Keperawatan. Manado.
Rizki Septiani, Susana Widyaningsih, Muhammad Khabib, B.I. (2016). Tingkat Perkembangan Anak Pra Sekolah Usia 3-5 Tahun yang Mengikuti dan Tidak Mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jurnal Keperawatan Jiwa, Volume 4 No 2, Hal 114 – 125; 2016
Sajiman, Nurhamidi, Mahpolah. (2016). Pertumbuhan dan Perkembangan Motoric Kasar Bayi dengan Pemberian ASI di Wilayah Kerja Puskesmas SEI Ulin Banjarbaru. Jurnal Skala Kesehatan Volume 7 No. 1 Tahun 2016
Sri Hardi Wuryaningsih, Rini Ambarwati, Kastubi. (2016). Pelaksanaan tugas perawatan keluarga dengan pencapaian perkembangan balita. Vol. IX No 3.
Setiadi. (2013). Konsep dan Praktek Penulisan Riset Keperawatan.Yogyakarta : Graha Ilmu.
Sugiyono. (2017). Metologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Soetjiningsih dan Ranuh. (2015). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC.
WHO. (2017). Stunted Growth and Development. Geneva.
Wong, D.L., Eaton, M.H., Wilson, D., Winkelstein, M.L., & Schwartz P. (2009). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Jakarta: EGC.
Published
2021-01-26
How to Cite
Talibo, N., & Riu, S. (2021). Pelaksanaan Fungsi Perawatan Kesehatan Keluarga dengan Pencapaian Perkembangan Balita. Jurnal Keperawatan, 13(1), 91-98. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/keperawatan.v13i1.1073