Kendala Pelaksanaan Kelompok Dukungan Sebaya Warga Binaan Human Immunodeficiency Virus oleh Perawat Pemasyarakatan: Studi Kasus
Abstract
Masalah pelayanan kesehatan berisiko terhadap masalah HIV di area pemasyarakatan. Perbedaan kondisi lingkungan kerja area pemasyarakatan dengan kondisi rumah sakit atau tempat lain pada umumnya menjadi tantangan bagi perawat pemasyarakatan yang melaksanakan kegiatan KDS pada WBP dengan HIV. Kegiatan KDS yang dilakukan hanya berjalan begitu saja, belum ada evaluasi secara mendalam dan jelas, khususnya di area pemasyarakatan Jawa Tengah belum dilakukan penelitian dan terbatasnya penelitian sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala pelaksanaan KDS pada WBP dengan HIV oleh perawat pemasyarakatan di Jawa Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus. Penelitian dilakukan pada dua Lapas dan satu Rutan. Kriteria partisipan yaitu perawat pemasyarakatan yang pernah melaksanakan kegiatan KDS pada WBP dengan HIV. Jumlah partisipan yaitu tiga orang. Teknik pengumpulan data dengan wawancara semi terstruktur. Analisis data dilakukan dengan menggunakan content analysis. Hasil penelitian menemukan tiga tema, dari tema tersebut dapat dilihat kendala pelaksanaan KDS pada WBP dengan HIV yang dialami partisipan yaitu karakteristik WBP, administrasi pelaksanaan, serta keterampilan perawat. Kesimpulan dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah diungkapkan yaitu partisipan melaksanakan KDS pada WBP dengan HIV memiliki kerja sama dengan LSM. Kegiatannya yaitu berbagi pengalaman, membentuk peer educator atau kader kesehatan, KIE. Waktu pelaksanaannya dijadwalkan rutin dan fleksibel. Tidak ada SOP khusus. Kendalanya meliputi WBP dengan HIV yang jumlahnya fluktuatif, belum mau open status, isi kegiatan monoton, keterampilan dan jumlah perawat yang kurang memadai.