Literatur Review: Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Manajemen Diri Pasien Gagal Jantung
Abstract
Gagal jantung merupakan masalah kesehatan progresif dengan mortalitas dan morbiditas yang tinggi, dan prevalensi yang semakin meningkat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa manajemen atau perawatan diri akan menurunkan angka rawat inap dan komplikasi akibat gagal jantung. Penelitian lain menyebutkan adanya perbaikan yang signifikan terhadap perawatan diri, kualitas hidup dan pengobatan pada pasien gagal jantung setelah mendapatkan edukasi dibandingkan dengan yang tidak mendapatkan edukasi. Artikel ini ditulis untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perawatan diri pasien gagal jantung, melalui telaah literature yang relevan. Artikel diambil dari jurnal yang dicari melalui google search, yang terbit antara tahun 2005 sampai 2019, dengan kata kunci edukasi, gagal jantung, perawatan diri. Telaah kritis dilakukan dengan menggunakan tools CASP. Fokus telaah untuk mencari faktor yang berpengaruh terhadap manajemen diri pasien gagal jantung. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor utama yang mempengaruhi manajemen diri pasien gagal jantung yaitu faktor psikologis, tingkat pengetahuan dan faktor pelayanan kesehatan. Memperbaiki persepsi dan konsep diri, meningkatkan pengetahuan dengan literasi dan edukasi, ketersediaan pelayanan kesehatan dan kepedulian petugas kesehatan saat memberikan pelayanan dapat meningkatkan manajemen diri pasien gagal jantung. Kesimpulan, bahwa untuk meningkatkan kemampuan manajemen diri dapat dilakukan dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen diri pasien gagal jantung, misalnya dengan cara edukasi baik saat rawat inap maupun rawat jalan, serta peningkatan peran advokasi petugas kesehatan terhadap pelaksanaan manajemen diri.