Kejadian Demensia Lewy Body dan Faktor-faktor Risikonya

  • Nindy Kurnia Pratiwi Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Shania Ocha Sativa Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Annisa Dwianggreni Kusuma Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
Keywords: demensia, demensia lewy body, faktor risiko

Abstract

Demensia merupakan rangkaian gejala atau sindrom dapat yang menyebabkan penurunan fungsi kognitif secara progresif ataupun kronis. Demensia Lewy bodies menempati urutan ketiga yang sering terjadi dan memiliki kemiripin gejala dengan demensia Alzheimer dan demensia Parkinson sehingga sulit didiagnosis. Diagnosis pasti dari demensia dengan Lewy bodies hanya didapatkan melalui pemeriksaan post-mortem dengan mengetahui distribusi dari Lewy bodies dan Lewy neuritis pada otak pasien yang menunjukkan riwayat klinis demensia. Metode yang digunakan adalah literature review yang diabil dari buku pedoman, jurnal nasional, jurnal internasional, dan website. Literatur terdiri dari 16 sumber pustaka yang ditelusuri melalui akses data NCBI dan Google Scholar. Sumber pustaka yang digunakan ditulis pada tahun 2006 hingga 2019. Hasil penelitian menunjukkan kejadian demensia dengan lewy body cukup sering terjadi dan faktor-faktor risiko penyakit ini diantaranya usia, riwayat keluarga atau genetik, penyakit yang diderita termasuk faktor vaskuler, dan gaya hidup. Simpulan kejadian demensia dengan lewy body menempati urutan ketiga setelah demensia vaskuler dan faktor-faktor risiko yang sering mempengaruhi diantaranya usia dan genetik.

References

Bergland, A. K. et al. (2017). Effect of vascular risk factors on the progression of mild alzheimer’s disease and lewy body dementia. Journal of Alzheimer’s Disease. 56(2):575–584.
Chan, P.-C. et al. (2018). Reduced vascular risk factors in Parkinson’s disease dementia and dementia with Lewy bodies compared to Alzheimer’s disease. Brain Behav. 8(3): 1–7.
Cheng, C. K. et al. (2018). Metabolic risk factors of Alzheimer’s disease, dementia with lewy bodies, and normal elderly: A population-based study. Behav Neurol. 2018: 1–9.
Henderson, V. W. (2017). Dementia with lewy bodies. Stanford.
Jellinger, K. A. and Korczyn, A. D. (2018). Are dementia with Lewy bodies and Parkinson’s disease dementia the same disease?. BMC Medicine. 16(3):1–16.
Kane, J. P. M. et al. (2018). Clinical prevalence of Lewy body dementia. Alzheimer’s Research and Therapy. 10(19):1–8.
McKeith, I., Boeve, B. and Dickson, D. (2006). Diagnosis and management of dementia with Lewy bodies: Third report of the DLB Consortium. Neurology. 89:88–100.
Nasrun, M. (2017). Demensia. in Elvira, S. and Hadisukanto, G. (eds) Buku Ajar Psikiatri. 3rd edn. Jakarta: Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 573–584.
Nervi, A. et al. (2011). Familial aggregation of dementia with Lewy bodies. Arch Neurol. 68(1):90–3.
NIA and NINDS (2018). Lewy body dementia: Information for patients, families, and professionals. San Diego: NIH Publication.
Outeiro, T. F. et al. (2019). Dementia with Lewy bodies: An update and outlook. Molecular Neurodegeneration, 14(5):1–18.
Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (2015) Panduan Praktik Klinik Diagnosis dan Penatalaksanaan Demensia. Jakarta: PERDOSSI.
Power, M. C. et al. (2018). Combined neuropathological pathways account for age-related risk of dementia. Annals of Neurology. 84(1):1–13.
WHO. (2012). Dementia: A public health priority. UK: WHO.
Woodruff, B. K. et al. (2006). Family history of dementia is a risk factor for Lewy body disease. Neurology. 66(12):1949–50.
Yang, S. K. et al. (2018). Incidence and comorbidity of dementia with lewy bodies: A population-based cohort study. Behav Neurol. 2018:1–6.
Published
2019-12-28
How to Cite
Pratiwi, N., Sativa, S., & Kusuma, A. (2019). Kejadian Demensia Lewy Body dan Faktor-faktor Risikonya. Jurnal Gawat Darurat, 1(2), 65-70. Retrieved from http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/JGD/article/view/637
Section
Articles